Home Otomotif Aturan Mendahului di Jalan Layang

Aturan Mendahului di Jalan Layang

24

Terkait aturan menyalip di jalan layang, Jusri Pulubuhu memberi pesan “TDA”. Ini kepanjangan dari Tanya, Dibenarkan, dan Aman.

Tanya
Untuk poin tanya utamanya adalah tanyakan kepada diri Anda seberapa penting Anda harus menyalip. Akan dibenarkan jika posisi Anda mendesak seperti mengantar istri hamil atau orang sakit.

Dibenarkan
Aturan keselamatan menyebutkan Anda tidak dibenarkan menyalip di jalan yang rusak, di depan Rumah Sakit (RS), jembatan, turunan, atau saat melintasi marka jalan yang tidak ada garis putusputusnya.

Aman
Untuk kasus melintas di jalan layang tentu tidak dibenarkan untuk menyalip karena tidak aman. Terlebih harus memaksakan diri menyalip melalui bahu jalan. Pastikan Anda menyalip jika kondisi jalan benar-benar aman.

Mengantre di jalan layang yang sempit jauh lebih aman. Tidak dibenarkan menyalip melalui bahu jalan karena bisa menimbulkan risiko tambahan seperti mobil menyerempet dinding jalan atau meluncur ke bawah.

Untuk lajur jalan layang yang diterobos pemotor. Pastikan jaga jarak untuk tidak terlalu dekat di belakang atau disampingnya. Pasalnya, potensi angin kencang bisa membuat motor itu terpental jatuh ke depan atau ke sisi mobil Anda.

Jangan bertindak agresif seperti menyerempet pemotor tersebut karena melanggar lalu lintas. Biar urusan pelanggaran lalu lintas jadi kewanangan aparat kepolisian.

 

 

372/68-69(26Jul-8Agts2017)

Loading...