Home Viral Bocah Usia 2 Tahun Jadi Korban Bully, dan Sakitnya adalah Saat Menemukan...

Bocah Usia 2 Tahun Jadi Korban Bully, dan Sakitnya adalah Saat Menemukan Ia Tak Bernyawa dengan Kondisi Seperti ini! Astaghfirullah

21

Mengapa anak dilarang bermain sendiri, mungkin ini adalah salah satu alasannya. Khususnya anak yang tergolong masih balita. Mereka belum tahu apa yang bahaya diri mereka.

Jadi sebaiknya, setiap anak agar diawasi ketika bermain jika tak ingin menyesal. Kejadian berikut ini terjadi di China. Dilansir dari Shanghaiist, seorang anak perempuan yang berusia dua tahun ditemukan tewas.

Setelah terjatuh dari lantai 17, gedung apartemen tempat tinggalnya di China. Anak-anak malang yang dikenal sebagai Li Li ini telah menjadi korban bully teman sepermainannya yang berusia 5 tahun.

Detik-Detik Mengerikan Bocah 2 Tahun Saat Dikerjai Temannya Naik Lift. Selanjutnya Sangat Tragis

Maksud hati ingin bermain-main, kemudian teman-temannya memasukkan Li Li ke dalam lift sendirian dan dikirim ke lantai tertinggi di blok apartemennya oleh temannya itu. Tiga orang anak pada awalnya terlihat keluar dari lift tersebut.

as

Namun, seorang anak lelaki telah membawa Li Li masuk kembali ke dalam lift tersebut. Li Li yang ketakutan terekam sedang mengetuk pintu lift dengan kuat. Begitu lift itu terbuka pada lantai 17.

Detik-Detik Mengerikan Bocah 2 Tahun Saat Dikerjai Temannya Naik Lift. Selanjutnya Sangat Tragis

CCTV merekam Li Li berjalan keluar dalam ketakutan sebelum terjatuh di ruang antara bangunan pada lantai itu. Menurut The Sun, gadis itu berada di bawah asuhan neneknya selama masa kejadian.

Dia melihat Li Li hilang dan mereka mulai mencari di daerah itu dengan bantuan para tetangga mereka. Polisi yakin dia jatuh dari lantai 17 ke teras lantai satu. Para tetangga menyalakan api di tempat Li Li jatuh setelah kecelakaan tragis tersebut.

we

Polisi setempat yang menyelidiki kasus tersebut dengan merilis rekaman CCTV ke publik. Namun, tidak ada informasi lebih lanjut tentang Li Li dan keluarganya. Sementara itu, pihak berwenang juga tidak menyebutkan apakah keluarga anak laki-laki tersebut akan bertanggung jawab atas insiden tersebut.

 

Loading...