Deal! Kunjungan Obama di Indonesia Berujung Perpanjangan Kontrak Freeport

Gema Rakyat – Dramatisasi Jokowi dan lagak sok menjaga kepentinga negara akhirnya usai sudah. Indonesia resmi memperpanjang kontrak freespot.

Bahkan juga semakin mengamini agenda kepentingan Obama di Indonesia sebagai broker freeport (baca: Obama Datang ke Indonesia sebagai Broker Freeport). Dan jelas sudah, kedatangan Obama dan romantisme kepalsuannya berujung pada perpanjanjangan kontrak freeport.

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,

Hal ini seperti dilansir tempo.co

Rapat koordinasi antar-menteri bidang perekonomian mengenai kelanjutan bisnis perusahaan tambang asal Amerika Serikat, PT Freeport Indonesia, di Papua, menyetujui perpanjangan operasi Freeport di Indonesia. Rapat itu di antaranya membahas 4 agenda, yakni mengenai perpanjangan operasi Freeport, pembangunan smelter, divestasi saham, serta stabilitas investasi.

“Kalau yang dua sudah disepakati oleh Pak Menteri ESDM, mengenai perpanjangan dan smelter yang wajib,” kata Deputi Bidang usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, salah seorang yang mengikuti rapat tersebut di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 4 Juli 2017. Namun, kementerian terkait lainnya, seperti Kementerian Keuangan, belum menyepakatinya sebab masih ada persoalan pajak dan model kerja sama yang belum tuntas dibahas antara pemerintah dan Freeport.

Harry menuturkan, operasi Freeport diperpanjang satu kali sepuluh tahun. Selanjutnya, bisnis perusahaan tambang tembaga, emas, dan perak asal Amerika Serikat tersebut mesti dievaluasi lebih dulu sebelum operasinya diperpanjang sepuluh tahun kedua.

Dengan perpanjangan dua kali sepuluh tahun tersebut, kata dia, operasi perusahaan yang berada di Kabupaten Mimika itu bakal berakhir pada 2041. Saat ini, masa operasi Freeport yang telah diperpanjang dua kali pada 1967 akan berakhir pada 2021 mendatang.

Menteri ESDM Ignasius Jonan menjelaskan, sesuai dengan peraturan, perpanjangan operasi perusahaan yang berafiliasi dengan Freeport-McMoran tersebut bisa dilakukan maksimal dua kali sepuluh tahun.

Terkait dengan smelter, menurut Harry, pemerintah juga menyepakati Freeport wajib membangun fasilitas pengolahan hasil tambang tersebut. “Kalau smelter harus,” ujarnya. Pemerintah mewajibkan Freeport mendirikan smelter dalam lima tahun ke depan atau maksimal pada 2022.

Soal kewajiban divestasi saham Freeport hingga 51 persen, kata  Harry, hal itu tidak bisa ditawar-tawar. Pemerintah melalui BUMN pun, kata dia, siap mengambil alih saham Freeport. “Bu Menteri BUMN juga minta divestasinya bersama-sama dengan BUMD,” ujarnya.

Harry menambahkan, satu hal yang masih dalam pembahasan adalah ketentuan fiskal, bea keluar, dan pajak. “Kalau bea keluar disesuaikan dengan (Kementerian) Keuangan. Sedangkan yang fiskal dan pajak masih belum. Nanti Bu Menteri Keuangan,” katanya.

Terkait dengan keinginan Freeport agar regulasi diterbitkan dalam bentuk peraturan pemerintah (PP), menurut Harry, pemerintah sedang mempersiapkannya. “Sedang dirundingkan, tapi belum disepakati. PP ini untuk stabilitas investasi, untuk investor pertambangan secara keseluruhan,” ucapnya.

Berita ini pun ditanggpi netizen.

Sempet salut sama pemerintahan jokowi dalam isu ini kemarin2… Ternyata sama aja… 🙂

Dikirim oleh Dimas Arif Nurdianto pada 4 Juli 2017

Loading...