Home Berita Gus Solah Tanggapi Pernyataan Sinis Said Aqil Soal Masjid ITB & Situs...

Gus Solah Tanggapi Pernyataan Sinis Said Aqil Soal Masjid ITB & Situs Porno

58

Gema Rakyat – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj baru-baru ini diwarta media menuding, nilai-nilai radikal sudah menyebar ke sejumlah kampus perguruan tinggi di Tanah Air, termasuk lewat Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB).

Menanggapi itu, tokoh NU yang juga cucu pendiri KH. Salahuddin Wahid (Gus Solah) mengatakan tidaklah demikian.

“Setahu saya sih di (Masjid) Salman enggak radikal tuh,” ujar Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang ini dikutip dari hidayatullah.com di Jakarta, Kamis (25/05/2017).

“Bahwa mungkin ada satu dua sih mungkin saja,” tambahnya.

Alumni ITB yang dulu aktif di Masjid Salman tahun 60-an ini bercerita, saat beberapa kali ia diundang ke sana, ia melihat tidak ada yang radikal di sana.

Kata Gus Solah, kawan-kawan di Masjid Salman yang dikenalnya baik-baik. “Ndak ada yang kemudian bicara dengan bahasa yang kasar,” tuturnya.

Beliau kemudian menilai tidak baik kelakar Said Aqil yang berbunyi, “Melihat film porno lebih baik daripada menonton ceramah provokatif dari teroris.” Jelas Gus Solah, lebih baik tidak melakukan kedua-duanya.

“Kalau saya tidak akan melakukan itu. Bercanda yang tidak pada tempatnya. Ayat al-Qur’an, kan, tidak bisa pakai bercanda,” tutupnya.

Sebelumnya diketahui, Ketua Umum PBNU Said Aqil menuding, nilai-nilai radikal sudah menyebar ke sejumlah lembaga pendidikan tinggi di Indonesia.

“Seperti di ITB, IPB, ITS, dan lainnya. Terutama ITB lewat Masjid Salman,” ujar Said pada peluncuran Pusat Komando dan Kartu Pintar Nusantara di kantor NU, Jakarta Pusat, Senin (22/05/2017).

Selain itu Said Aqil juga melontarkan pernyataan kontroversi yang dinilai sangat menyakiti umat Islam. Ia bahkan tak segan menyebut lebih baik untuk aktivitas nonton film esek-esek.

“Melihat film porno lebih baik dari pada menonton ceramah provokatif dari teroris. Karena kalau lihat porno, pasti sambil beristighfar,” ujar Said dalam penyampaiannya di pusat Komando dan Kartu Pintar Nusantara di kantor NU, Jakarta Pusat, pada Senin 22 Mei 2017, seperti dilansir tempo.

Wallahul Musta’an [GR / nlc]

Loading...