Heboh ! Bocah Kelas 6 SD Ditempeleng Oknum Anggota Sabhara Polres Kobar

Gema Rakyat – Tak terima anaknya didorong oleh teman sekolah anaknya, oknum anggota Sabhara Polres Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng Brigadir Polisi ASS tega aniaya anak kelas 6 SD, berinisial MA. Akibat penganiayaan tersebut, MA mengalami trauma dan gigi goyang serta mata bengkak.

Peristiwa ini terjadi di SDN Kumai Hilir, Kecamatan Kumai pada Jumat 14 Juli 2017 sekitar pukul 10.30 WIB saat jam pulang sekolah. “Jadi saat pulang sekolah, anak pelaku mengejek MA yang baju olahraganya sobek di bagian pundak sebelah kanan. Tak terima diejek, MA kemudian mendorong DAM dibagian bahu dekat dada hingga nangis keras,” ujar Wali Kelas 6, Parminah kepada wartawan di ruang kepala sekolah, Sabtu (15/7/2017).

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,

Ia melanjutkan, anak perempuan itu langsung lari menghampiri ayahnya (polisi) yang sudah menjemput di luar sekolah dan langsung mengadukan peristiwa tersebut.

baca juga: Soal Perppu, Wartawan Senior: Yang Genting Bukan Negara, Tapi Pilpres 2019

“Oknum polisi itu masuk sekolahan dan langsung menampar MA sebanyak tiga kali hingga cincin batu akik terlepas dan kemudian mengambil cincin yang jatuh dan menampar lagi dua kali hingga bagian mata MA memar dan gigi goyang,” tambahnya.

baca juga: “Penista Al Quran, melindungi koruptor, membiarkan separatis, ekonomi kapitalis, apakah itu tidak anti Pancasila?

Usai menampar, oknum polisi ini kemudian menuju ruang kepala sekolah untuk meminta pertanggungjawaban karena tidak bisa mendidik muridnya yang telah mengejek dan mendorong anaknya.

“Jadi setelah itu oknum polisi ini masuk ruang kepala sekolah namun kebetulan kepsek baru keluar. Yang ada cuma para guru. Di situlah dia mengancam semua guru akan dilaporkan terkait kebobrokan cara mendidik ke dinas pendidikan. Setelah itu dia pulang bersama anaknya dengan kondisi marah-marah,” katanya.[snc]

Loading...