Klarifikasi Polri tentang Foto Kapolda Makan dengan Tersangka Pembacok Hermansyah

Gema Rakyat – Siang tadi viral beredar foto Kapolda Metro Jaya, M Iriawan yang sedang bersama dengan beberapa orang, termasuk dua orang tersangka pembacok Hermansyah, pakar telematika, di sosial media. Terlihat di foto tersebut, suasana yang santai dan cair antara Kapolda dengan para tersangka. Bahkan terlihat teh manis, gorengan dan makanan lainnya tersedia di meja.

Berkaitan dengan beredarnya foto Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan mengajak makan dua tersangka penyerangan pakar telematika Hermansyah, Mabes Polri pun memberikan klarifikasi mengenai foto tersebut. Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto menjelaskan bahwa pertemuan Kapolda dengan dua pelaku dalam rangka pendekatan. Tujuannya untuk menemukan hal-hal lain yang mungkin saja diungkapkan pelaku.

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,

“Polri dari sisi humanis, yang pertama adalah asas praduga tak bersalah. Walau tersangka sudah mengaku tapi masih dalam proses kepolisian, dianggap belum bersalah,” kata Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (12/7).

“Pak Kapolda makan dengan tersangka dalam rangka pendekatan. Kemungkinan dia akan lebih mengungkapkan sesuatu yang lain dari sisi humanisnya yang akan kita angkat,” terang Setyo di Mabes Polri Jakarta Selatan, Rabu (12/7).

Setyo juga menegaskan bahwa adanya foto tersebut bukan menggambarkan adanya perlakukan khusus Polri kepada tersangka pembacokan Hermansyah tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan Kapolda Metro Muhammad Iriawan dalam rangka untuk mengungkapkan motif pelaku dalam penyerangan tersebut.

“Semuanya kami perlakukan sama, tapi kadang polisi harus pancing dulu, kita ajak makan dulu supaya tersangka lebih terbuka,” jelas Setyo

“Itu salah satu teknik dan taktik penyidikan. Jadi enggak ada masalah, mau diajak makan, minum untuk membuat terang perkara,” ujar Setyo

“Polisi pasti mendalami dengan motif lain,” kata Setyo lagi.[Nge]

Loading...