Home Berita MUI Kutuk Keras Pembacokan Pakar Telematika ITB

MUI Kutuk Keras Pembacokan Pakar Telematika ITB

77
SHARE

Gema Rakyat – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras pembacokan oleh sejumlahboran tak dikenal terhadap pakar telematika dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Hermansyah pada Ahad (9/7) pagi tadi. Karena itu, MUI mendesak polisi untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“MUI mengutuk dengan keras sikap dan tindak kekerasan yang dilakukan oleh sejumlah orang pagi ini terhadap saudara Hermansyah di jalan Tol Halim yang benar-benar mengancam keselamatan dan jiwa yang bersangkutan,” ujar Sekretaris Jenderal MUI, Anwar Abbas kepada Republika.co.id, Ahad (9/7).

Menurut dia, kasus ini harus ditangani oleh pihak kepolisian secara cepat dan profesional karena peristiwa ini bisa menjadi bola liar dan menjadi isu yang akan sangat mengganggu kehidupan nasional.

“MUI mendesak pihak kepolisian untuk secepatnya dapat mengungkap si pelaku dan menyeret mereka ke depan pengadilan untuk mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya dan seadil-adilnya,” ucapnya.

Loading...

Selain itu, menurut dia, jika kasus ini tidak segera diungkap masyarakat akan mengaitkan dengan berbagai persoalan di negeri ini. Pasalnya, sesuai dengan keilmuan dan keahliannya dalam bidang telematika.

Hermansyah telah mampu mengemukakan perspektif lain dari beberapa kasus yang ada, sehingga Hermansyah terkesan memang menjadi target pembacokan. Karena itu, untuk menghilangkan sakwasangka dan mencegah beredarnya isu yang tidak baik yang akan mengganggu ketertiban dan keamanan di negeri ini, MUI mengimbau polisi bergerak cepat.

“MUI menghimbau pihak kepolisian untuk secepatnya dapat menangkap para pelaku dan memproses serta menggiringnya ke meja hijau untuk diadili dan dihukum dengan seberat-beratnya dan seadil-adilnya,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dosen Teknologi Informasi ITB, Hermansyah, menjadi korban pembacokan oleh sejumlah orang tak dikenal, pada Ahad (9/7) pagi. Ia dibacok saat melintas di ruas jalan Tol Jagorawi.

“Kejadiannya di KM 6 tol. Di daerah Cipayung, Jakarta Timur,” ujar Kepala Polres Jakarta Timur Komisaris Besar Andry Wibowo saat dikonfirmasi, Ahad (9/7).[GR / rol]