Home Berita Pidato Victor Bukan Saja Provokasi Tapi Memfitnah dan Menyudutkan Islam Sebagai Ajaran...

Pidato Victor Bukan Saja Provokasi Tapi Memfitnah dan Menyudutkan Islam Sebagai Ajaran Ekstrimis

55

Gema Rakyat – Pidato Ketua Fraksi DPR RI Partai Nasdem Viktor Bungtilu Laiskodat di Nusa Tenggara Timur sangat disesalkan, pernyataan ini tak pantas, tak elok keluar dari mulut seorang Tokoh Nasional, tapi lebih cocok disebut sebagai pernyataan seorang Preman Pasar.

Bukan saja menuduh Empat Partai PAN, DEMOKRAT, PKS, GERINDRA sebagai partai pendukung kelompok Khilafah, yang inteloran, dan anti demokrasi, tapi juga pernyataan tanpa data dan fakta itu sangat tendensius secara tidak langsung telah menyudutkan Ajaran Islam. Seakan akan Islam agama inteloran, Islam Agama Penuh kekerasan, atau sekalian saja katakan Islam itu agama Teroris. Khilafah itu ajaran EXTRIMIS, Miris…!!!

Terlepas apapun itu dalih saudara Victor, sebagai tokoh Nasional tak pantas dia keluarkan pernyataan seperti itu, bahasa itu cocoknya sampaikan di pasar, atau di dunia preman, jangan main-main dengan isu-isu sensitif seperti ini karena punya KONSEKWENSI logisnya cukup berbahaya terhadap keutuhan negara. Ini bisa saja menjurus pada huru hara dan integritas bangsa.

Ketahuilah saudaraku, bahwa KESELAMATAN DAN KETENTERAMAN PADA SEBUAH NEGARA ITU BUKAN HANYA BAGAIMANA RAKYAT TAMPIL MENJADI RAKYAT YANG BAIK, TAPI JUGA TERGANTUNG BAGAIMANA BIJAKSANANYA PARA ELIT MENJAGA SIKAP DAN PRILAKUNYA TERHADAP RAKYAT, JUGA DALAM BERBANGSA DAN BERNEGARA.

Apa jadinya Republik ini jika semua elit berbicara asal bunyi tanpa fakta dan kebenaran seperti saudara Victor, apakah dia paham betapa berbahaya dampaknya ucapan dia terhadap masyarakat bawah? Seharusnya berpikir dulu sebelum berucap, jangan asal bunyi, kalau sekedar cuap cuap tukang obat dipasar pun bisa lalukan itu.

Maka lewat tulisan ini, saya menghimbau kepada seluruh para elit bangsa, mari kedepankan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan partai atau golongan, terlalu naif, jika hanya demi urusan partai rakyat dikorbankan, maka wajib saya pertanyakan kepribadian saudara, apakah benar saudara cinta NKRI ataukah sekedar lips service?

Secara khusus saya minta kepada saudara Victor jangan lagi berbicara tentang khilafah, karena anda tidak paham apa itu khilafah, dalam benak anda Khilafah adalah EXTRIMIS, anti demokrasi, intoleran, penuh kekerasan. ENTE KELIRU, MAKANYA BACA DAN PELAJARI APA ITU KHILAFAH, baru bicara, jangan terlalu kelihatan bodoh, akhirnya tidak berbobot isinya, malah alih alih dituduh provokator.

Sekarang saya mau tanya pada saudara Victor, anda tau apakah itu khilafah? Jelaskan apa Maksd dan tujuannya Khilafah itu? Jangan ASBUN, kalau gak paham apa itu khilafah sebaiknya diam, jangan buat pernyataan depan masyakarat yang PROVIKATIF.

Anda mengatakan “Jika Khilafah diterapkan semua orang disuruh sholat, jika tidak pasti dibunuh”, Ini fitnah keji. Tuduhan tidak mendasar dan harus dipertanggungjawabkan secara hukum, jangan sewenang wenang, jangan karena anda anda bagian dari mendukung pemerintah lalu semua yang berseberangan dan kritis terhadap pemerintah dianggap musuh yang harus dibasmi.

Bernegara macam apa kalau begini, inikah yang disebut berdemokrasi? Apakah demokrasi hanya milik kalian saja yang mendukung penguasa, sementara yang bersebrangan dan tidak mendukung pemerintah anda tuduh anti demokrasi dan intoleran?

Aneh bin ajaib..!!! pertanyaan sebenarnya siapakah yang inteloran, siapakah sesungguhnya yang anti demokrasi? Empat partai yang bersebrangan dengan pemerintah inikah (PAN, DEMOKRAT, PKS, GERINDRA), ataukah kalian yang selama ini sering berteriak NKRI HARGA MATI..! NASIONALIS, PANCASILAIS, PRODEMOKRASI?

JIKA demikian cara berfikir kalian, saya saran sebaiknya belajar lagi, supaya tidak buta huruf, rakyat sekarang sudah serba hidup susah, JANGAN LAGI KALIAN PARA ELIT BIKIN TAMBAH SUSAH, cukup menjadi wakil rakyat yang baik, jujur dan berbudi luhur, agar bermanfaat bagi agama nusa dan bangsa.

(Oleh: Alfaqir Elbarack Husain)

Berikut video pidato viktor:

[Gema Rakyat / pii]

Loading...