Ribuan E-KTP Warga Palembang ‘Ditimbun’ di Kantor Dukcapil

Gema Rakyat – Praktik pungutan liar (pungli) pembuatan KTP Elektronik di Dinas Pendudukan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang, Sumatera Selatan, yang sempat menjadi buah bibir masyarakat akhirnya terkuak.

Sebelum pungli terkuak, untuk mengurus pembuatan e-KTP di Palembang membutuhkan waktu yang sangat lama hingga hampir setahun. Warga pun banyak yang mengeluh karena e-KTP miliknya tak kunjung selesai.

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,

Terkuaknya pungutan liar pembuatan e-KTP berawal dari sidak Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda, ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palembang, Selasa, 11 Juli 2017.

Dari hasil sidak itu, Fitrianti menemukan ribuan KTP elektronik yang telah dicetak, ternyata tersimpan rapi yang diletakkan di dalam kardus tanpa didistribusikan kepada warga. Padahal, e-KTP itu telah lama dicetak oleh Disdukcapil.

“Kok belum didistribusikan? Ini dicetak sudah lama. Kenapa ditumpuk saja seperti ini?” kata Fitrianti dengan nada keras, Selasa 11 Juli 2017.

Selain tumpukan e-KTP, Fitri juga menemukan enam KTP milik warga yang telah dicetak tanpa persyaratan pembuatan, seperti melampirkan Kartu Keluarga (KK) yang dicetak pada Januari 2017.

“Ini syaratnya tidak ada, kenapa bisa dicetak? Saya sudah lama mendapatkan pengaduan adanya pungli di sini untuk pembuatan oleh oknum pegawai. Kalian jangan macam-macam, ini bisa dipidana,” ujarnya.

Loading...