Ternyata Ini yang Membuat Pembacok Hermansyah Kabur

Gema Rakyat – Polda Metro telah menangkap pelaku penganiayaan terhadap Pakar Telematika ITB Hermansyah. Pihak Jasa Marga pun mengungkapkan bagaimana kronologis penyelamatan Hermansyah usai dibacok di jalan tol.

Dwimawan Heru Santoso AVP Corporate Communications PT Jasa Marga menuturkan awalnya korban, atas nama Hermansyah, yang sedang dikeroyok para pelaku, ditemukan di lokasi kejadian Km 6 Jalan Tol Jagorawi arah Bogor oleh petugas konstruksi dari Kontraktor Pembangunan Light Rail Transit (LRT).

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,

Petugas kontraktor itu pascakejadian baru selesai melaksanakan pemasangan balok landasan proyek LRT Cawang Cibubur. “Menyadari aksinya diketahui orang lain, pelaku kabur meninggalkan korban di lokasi kejadian,” kata Heru lewat keterangan tertulisnya yang diterima Republika.co.id, Sabtu,(15/7).

Heru menuturkan yang datang membantu Hermansyah pascapelaku kabur memang petugas konstruksi LRT bukan petugas operasional Jasa Marga. Petugas konstruksi yang menolong Hermansyah memang tidak memiliki keahlian untuk menangani korban luka.

Polda Metro telah menangkap pelaku penganiayaan terhadap Pakar Telematika ITB Hermansyah. Pihak Jasa Marga pun mengungkapkan bagaimana kronologis penyelamatan Hermansyah usai dibacok di jalan tol.

Dwimawan Heru Santoso AVP Corporate Communications PT Jasa Marga menuturkan awalnya korban, atas nama Hermansyah, yang sedang dikeroyok para pelaku, ditemukan di lokasi kejadian Km 6 Jalan Tol Jagorawi arah Bogor oleh petugas konstruksi dari Kontraktor Pembangunan Light Rail Transit (LRT).

Petugas kontraktor itu pascakejadian baru selesai melaksanakan pemasangan balok landasan proyek LRT Cawang Cibubur. “Menyadari aksinya diketahui orang lain, pelaku kabur meninggalkan korban di lokasi kejadian,” kata Heru lewat keterangan tertulisnya yang diterima Republika.co.id, Sabtu,(15/7).

Heru menuturkan yang datang membantu Hermansyah pascapelaku kabur memang petugas konstruksi LRT bukan petugas operasional Jasa Marga. Petugas konstruksi yang menolong Hermansyah memang tidak memiliki keahlian untuk menangani korban luka.

Untuk itu ia membantah jika rekaman CCTV pada saat kejadian sedang dalam proses perbaikan. “Untuk penuntasan kasus ini, Jasa Marga telah memberikan rekaman CCTV baik CCTV lajur maupun CCTV gerbang yang diminta oleh Kepolisian yang digunakan mengidentifikasi pelaku pengeroyokan,” katanya.[Re]

Loading...