Cara Agar Pinjaman Uang Online Disetujui Meskipun Belum Pernah Kredit

  • 3 min read
  • Dec 08, 2019
Cara Agar Pinjaman Uang Online Disetujui Meskipun Belum Pernah Kredit

Kebanyakan orang bilang, apply pinjaman uang online itu mudah dan cairnya cepat. Ya, memang, tapi yang pengajuanya ditolak juga nggak kalah banyak, lho. Umumnya ini terjadi karena calon peminjam kurang teliti dalam proses pendaftaran dan juga belum pernah punya histori kredit atau pinjaman sebelumnya. Sehingga, calon peminjam masih dikategorikan sebagai calon nasabah yang berisiko.

Nah, beberapa fintech pinjaman uang online umumnya juga memilik peraturan tersendiri apabila pengajuan pinjaman pernah ditolak. Kredivo misalnya, sebagai aplikasi kredit online sekaligus pinjaman uang, apabila kamu mendaftar kemudian ditolak, kamu baru bisa melakukan pendaftaran lagi tiga bulan setelahnya. Hal ini kemungkinan besar dilakukan karena alasan keamanan.

Bagi kamu yang lagi butuh pinjaman cepat, pastinya nggak mau dong kalau sampai pengajuan pinjaman ditolak padahal sudah capek-capek daftar. Nah, maka dari itu, sebelum mengajukan pinjaman, selain memilih aplikasi pinjaman uang online yang terdaftar di OJK lebih dulu, kamu juga perlu mencatat tiga hal berikut ini agar pengajuan pinjaman bisa disetujui.

Gunakan data-data yang asli dan valid

Fintech yang menawarkan jasa pinjaman uang online, tentunya memiliki persyaratan yang harus dipenuhi calon peminjam. Namun biasanya, jauh lebih sedikit dibanding pengajuan pinjaman ke bank atau lembaga kredit konvensional. Tiga dokumen utama yang umumnya dibutuhkan untuk mengajukan pinjaman online adalah foto KTP, foto selfie, dan juga bukti penghasilan. Apabila ingin mengajukan pinjaman, pastikan kamu mengunggah dokumen yang asli dan valid dengan nama kamu sendiri.

Jangan pernah coba memakai data orang lain, memalsukan data, apalagi mengunggah dokumen yang bukan termasuk persyaratan. Sebab, aplikasi pinjaman online seperti Kredivo biasanya menggunakan teknologi machine learning yang cukup ketat dalam membaca dokumen. Salah sedikit, bukan nggak mungkin pendaftaran atau pengajuan pinjamanmu bisa langsung ditolak.

Pastikan jumlah penghasilan sesuai persyaratan & rekening tabungan baik

Masing-masing aplikasi fintech, menerapkan persyaratan pendaftaran sekaligus minimum penghasilan yang berbeda-beda. Kredivo misalnya, persyaratan pendaftarannya antara lain: pendaftar wajib merupakan WNI yang telah berusia minimum 18 tahun, telah memiliki penghasilan minimal Rp 3 juta per bulan, dan berdomisili atau tinggal di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi.

Setelah memenuhi syarat, kamu bisa download aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store dan daftar. Khusus untuk pendaftaran akun Premium, kamu tidak perlu mengunggah slip gaji namun diwajibkan memiliki akun internet banking sebagai bukti penghasilan dan juga akun e-commerce sebagai bukti domisili. Apabila tertarik daftar Kredivo, pastikan jumlah penghasilan yang masuk dalam rekeningmu telah sesuai persyaratan. Selain itu, pastikan juga arus keuangan cukup sehat, minimal saldo tidak 0 ketika kamu mengajukan pinjaman. Begitu juga ketika kamu mengajukan pinjaman ke fintech lainnya. Sebab, apabila jumlah penghasilanmu di bawah persyaratan dan kamu tetap daftar, pendaftaran atau pengajuan pinjamanmu berpotensi besar ditolak karena dianggap tidak memenuhi syarat.

Jumlah pinjaman yang diajukan jangan melebihi 30% penghasilan

Sesuai dengan yang dikemukakan pakar finansial, kondisi keuangan yang sehat salah satu tandanya adalah total utang yang dimiliki tidak lebih dari 30% total penghasilan. Oleh karena itu, tips terakhir agar pengajuan pinjamanmu disetujui di aplikasi fintech, sebaiknya jangan ajukan jumlah pinjaman yang jumlah angsurannya melebihi 30% penghasilan. Misal, penghasilan kamu sebulan Rp 5 juta. Artinya, angka maksimal yang bisa kamu alokasikan untuk cicilan adalah seebsar Rp 1,5 juta. Sebagai hitungan kasar, jika kamu ingin mengambil pinjaman dengan tenor 3 bulan, maka maksimal yang bisa dipinjam adalah Rp 4,5 juta dengan angsuran sekitar Rp 1,5 juta per bulannya.

Tapi, tidak semua fintech bisa memberikan limit pinjaman yang banyak di peminjaman pertama. Rata-rata hanya berkisar mulai ratusan ribu hingga Rp 2 juta rupiah. Di peminjaman kedua, apabila pembayaran pinjamanmu lancar, kemungkinan kamu akan diberi kenaikan limit pinjaman.

Nah, bedanya dengan Kredivo, kamu bisa mengajukan pinjaman sesuai kebutuhan, selama limit yang kamu miliki masih mencukupi. Sebab, Kredivo menerapkan sistem pemberian limit nontunai di awal yang maksimalnya bisa mencapai Rp 30 juta khusus untuk pengguna premium. Apabila pendaftaran akunmu sudah disetujui dan menerima sejumlah limit, limit tersebut bisa kamu cairkan menjadi pinjaman tunai lewat fitur pinjaman mini dan pinjaman jumbo yang ada di aplikasi Kredivo.

Apa bedanya pinjaman mini dan pinjaman jumbo?

Pinjaman mini adalah jenis pinjaman berskala kecil yang tempo pengembaliannya maksimal 30 hari. Minimum pengajuan pinjaman sebesar Rp500.000 dengan suku bunga 2,95% per 30 hari atau per bulan. Sementara pinjaman jumbo adalah jenis pinjaman berskala menengah yang opsi tenornya terbagi menjadi dua: 3 dan 6 bulan. Minimum pengajuan pinjaman sebesar Rp 1 juta dengan suku bunga sebesar 2,95% per bulan.

Jumlah pinjaman maksimal yang bisa kamu ajukan melalui fitur pinjaman jumbo adalah sesuai limit yang kamu punya untuk tenor 6 bulan. Kalau ada Rp 10 juta, maka artinya kamu bisa pinjam maksimal sebesar Rp 10 juta dalam tempo 6 bulan. Namun, harap diingat, ajukan pinjaman sesuai dengan kemampuan keuangan kamu dalam membayar angsuran bulanannya. Jangan memaksakan apalagi aji mumpung ya agar kondisi keuangan senantiasa stabil.