Cara Menangani Sampah Plastik

  • 2 min read
  • Dec 16, 2020
Cara Menangani Sampah Plastik

Cara Menangani Sampah Plastik – Sampah merupakan topik yang banyak dibahas dan masih diupayakan penanganannya. Namun saat ini, pemerintah berupaya mendorong pengelolaan sampah terlepas dari apakah itu digunakan sebagai kerajinan, bisnis, dll.

Sampah

Sampah

Sampah adalah sisa suatu perusahaan atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya atau beracun yang karena jenis, konsentrasi dan jumlahnya dapat secara langsung maupun tidak langsung membahayakan lingkungan hidup, kesehatan dan kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya.

Bahan yang biasa ditemukan dalam sampah antara lain senyawa organik yang dapat terurai secara hayati, senyawa organik yang mudah menguap, senyawa organik yang sulit dipecahkan (membandel), logam berat beracun, padatan tersuspensi, nutrisi, mikroba patogen, dan parasit.

Pada saat ini perkembangan industri di Indonesia sedang berkembang pesat. Banyaknya industri dapat berdampak positif dan negatif.

Efek positif dari industri ini termasuk penciptaan lapangan kerja dan penggunaan teknologi baru di berbagai bidang.

Dampak negatif tersebut berasal dari pembuangan limbah industri berupa limbah cair yang mengandung zat berbahaya bagi masyarakat sekitar.

Akibat industrialisasi yang pesat, berbagai jenis limbah beredar di daerah tersebut.

Jenis Sampah

1. Sampah Organik

Sampah ini terdiri dari bahan organik seperti kegiatan rumah tangga dan industri. Sampah dapat dengan mudah diuraikan melalui proses alami, seperti pestisida, serta pemupukan yang berlebihan.

2. Sampah Anorganik

Sampah ini biasanya meliputi limbah industri atau limbah pertambangan. Sampah anorganik berasal dari sumber daya alam yang tidak dapat didegradasi atau diperbarui.

Sampah Plastik

Sampah plastik adalah sampah berupa plastik yang dihasilkan dari proses produksi industri dan dalam negeri (rumah tangga atau lebih dikenal dengan sampah) yang keberadaannya pada waktu dan tempat tertentu tidak diinginkan bagi lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis.

Alasan Sampah Plastik Harus Didaur Ulang

1. Meminimalkan TPA dan Sistem Insinerasi

Plastik merupakan salah satu jenis bahan yang sulit terurai secara alami dengan tanah. Oleh karena itu, diperlukan metode lain untuk menghancurkannya.

Sistem pembuangan sampah dan insinerasi adalah salah satu metode yang biasa digunakan untuk menghancurkan sampah plastik. Sementara itu, proses insinerasi menyebabkan pencemaran limbah plastik dari asap pembakaran yang dihasilkan.

Kedua cara tersebut sangat tidak efektif karena bahaya limbah plastik yang ditimbulkannya semakin besar.

2. Perlindungan Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Pengendalian sampah plastik masih menjadi alasan utama untuk menjaga kesehatan manusia dan lingkungan. Mendaur ulang sampah plastik tentunya akan mengurangi potensi bahaya bagi manusia dan lingkungan secara signifikan.

3. Menghemat Sumber Daya Alam

Alasan terakhir adalah untuk melestarikan sumber daya alam.

Artinya, sampah plastik daur ulang tidak membutuhkan plastik baru dan cukup untuk mengubah sampah plastik lama menjadi bahan baru.

Cara Mengolah Sampah Plastik

  1. Langkah pertama bersihkan sampah plastik dari barang-barang yang masih menempel dan cuci plastik tersebut hingga bersih.
  2. Kemudian ratakan plastik tersebut dengan cara menekannya dengan mesin pencacah plasik.
  3. Langkah ini dilakukan setelah plastik sudah dicuci bersih.
  4. Gunakan mesin pencacah plastik atau alat plastik untuk memotong plastik menjadi beberapa bagian. Penggunaan mesin dimaksudkan untuk mempermudah proses ini.
  5. Kemudian, tergantung jenisnya, pisahkan plastik dengan minyak goreng atau air dengan memisahkan serpihan plastik yang mengapung dan tenggelam.
  6. Langkah terakhir adalah memasukkan serpihan plastik ke dalam mesin leleh agar bisa diolah di mesin sehingga bisa menghasilkan untaian yang akan dipotong menjadi pelet plastik.

Itulah cara menangani sampah plastik yang bisa dilakukan untuk menjaga kelestarian alam kita. Mari jaga kelestarian alam kita.