Home Berita Dikritik Soal 5.000 Senjata, Panglima TNI: Apa yang Keruh?

Dikritik Soal 5.000 Senjata, Panglima TNI: Apa yang Keruh?

93
Loading...

Gema Rakyat – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyebut pernyataannya soal pembelian 5.000 pucuk senjata dalam forum internal yang kemudian rekamannya tersebar luas bukanlah informasi intelijen. Karena itu dia menolak jika ucapannya dianggap memperkeruh suasana.

“Apa yang keruh?” kata Gatot di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Gatot mengatakan sudah menemui Presiden Jokowi untuk menjelaskan duduk permasalahan pembelian senjata. Namun, Gatot enggan membeberkan isi pertemuannya, termasuk respons Jokowi usai mendengar penjelasan soal pembelian 5.000 senjata itu.

“Tanggapan Presiden tidak boleh saya sampaikan dong. Tanya sama Presiden,” jelas Gatot.

Gatot tak masalah jika dirinya di-bully warganet lantaran dianggap menyebar informasi hoax soal senjata. Dia mengibaratkannya seperti pertandingan sepak bola saja.

“Jadi begini, ibarat kita nonton sepak bola, penonton dari belakang bilang offside, yang di samping bilang tidak, masa saya harus marah?” tutur Gatot.

“Saya bilang tidak, orang dia nontonnya di belakang. Jadi orang punya persepsi saya hargai itu semuanya. Kan gitu,” imbuh Gatot.[dtk]

Loading...