Home Berita Elus Aa Gym Untuk Jabar, Prabowo-Amien Mau Ulangi Pilgub Jakarta?

Elus Aa Gym Untuk Jabar, Prabowo-Amien Mau Ulangi Pilgub Jakarta?

360

Gema Rakyat – Acara halal bihalal yang digelar di kantor DPP PAN, tadi malam, begitu hangat. Sejumlah tokoh politik hadir dalam suasana akrab dan canda. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan misalnya, menggoda dai kondang Aa Gym yang didorong-dorong maju di Pilgub jawa Barat 2018. Aa Gym pun balas menggoda Prabowo menjadi presiden. Apa yang disampaikan Zukifli terhadap Aa Gym memang bercanda. Tapi bukan tak mungkin, Prabowo-Amien mau mengulangi kesuksesan Pilgub DKI di Jabar.

Acara halal bihalal digelar di kantor DPP PAN jalan Senopati Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tadi malam. Selain pengurus dan kader PAN, acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh partai politik. Nama-nama beken terlihat hadir diawali dengan kemunculan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais. Setelah itu datang menyusul Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Hanura Oesman Sapta Odang dan Ketum Partai Idaman Rhoma Irama.

Selain itu, ada juga Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin, Syaikh Ali Jaber, Ketum GNPD MUI Bachtiar Nasir dan dai kondang Abdullah Gymnastiar atau biasa disapa AA Gym dengan dandanan yang jadi ciri khasnya, kepala dililit serban. Wagub DKI terpilih Sandiaga Uno dan Gubernur Jambi Zumi Zola juga tampak hadir.

Untuk menampung kader dan undangan, sebuah tenda besar beraksen putih dan biru didirikan di halaman depan. Acara diawali dengan sambutan dari Ketum PAN Zulkifli Hasan. Isinya pun santai-santai saja. Masa dari pagi ngomongin politik terus. Panas, katanya. “Kemarin panas, tadi juga panas. Pak Prabowo bilang juga tadi di luar panas. Oleh karena itu malam ini kita dengar para alim ulama,” kata Zulkifli.

Meski diawal bilang tak mau ngomongi politik, Zulkifli tetap saja nyerempet-nyerempet ke soal politik. Sebelum mengakhiri sambutannya, Ketua MPR itu menggoda Aa Gym yang didorong-dorong maju di Pilgub Jabar 2018. Zul mengaku tahu, di dunia maya banyak relawan yang mau mendukung Aa Gym agar mau nyagub. “Aa Gym kemarin kita dengar menarik juga. Di Twitter-nya siap untuk relawan-relawan maju Jawa Barat. Kita tunggu Aa Gym gimana nanti,” kata Zulkifli, yang disambut tawa. Menanggapi itu Aa Gym hanya terlihat senyum-senyum.

Giliran Amien berpidato, dia langsung menawarkan Cak Imin bergabung dengan koalisi Gerindra-PKS-PAN. “Hati-hati Cak Imin, kita sudah waktunya duduk bersama. Jadi umat Islam Indonesia itu sekarang mulai duduk bersama. Kalau soal politik, nanti kan ada transaksi, itulah politik,” ujar Amien. “Politik itu siapa dapat apa, bagaimana, kapan. Kalau boleh saya bilang who gets what, when, then, and how,” lanjutnya.

Eks Ketum PAN ini menilai jika gerbong Prabowo sudah bersatu, maka tidak ada lawan politik yang tak bisa dikalahkan. Apalagi ditambah dengan kekuatan dari Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

“Seharusnya, ini dua gajah (NU dan Muhammadiyah), kalau bersatu ditambah Pak Prabowo dan kawan-kawan sudahlah, tidak ada gunung yang tidak bisa kita daki dan tidak ada jurang yang tak bisa kita turuni,” tuturnya.

Terakhir, Aa Gym memberikan tausiah tentang menjadi manusia yang dewasa dan matang. Menurutnya, ada rumus 2B dan 2L untuk menjadi dewasa. B pertama, berani untuk mengakui jasa dan kelebihan orang lain. Bagi orang yang kurang matang, kelebihan orang lain akan mendengki. Apalagi dalam kompetisi seperti pilkada atau pilgub. “Harusnya pilkada dan pilpres seperti 17 Agustusan, semua gembira tanpa harus menyakiti dan menzalimi,” kata Aa Gym.

B kedua, kata Aa Gym adalah bijak terhadap kekurangan dan kesalahan orang. Kematangan seseorang adalah bijak karena orang salah belum tentu ingin salah. Karena itu, orang salah tidak boleh langsung divonis. Kemudian 2L. L pertama adalah lupakan jasa dan kebaikan diri. Orang yang paling gigih berjuang adalah orang yang paling ikhlas. Orang yang paling ikhlas adalah orang yang tak ambil pusing dengan pendapat orang. “Enggak mungkin semuanya punya jabatan, tenang saja. Semua sudah ditulis di lauhul mahfud, yang penting niatnya lurus berjuangnya benar dan tawakal,” terang Aa Gym.

“Tidak mungkin semuanya jadi presiden. Tenang. Pak Prabowo tenang, ada takdirnya masing-masing. Kalau nanti Pak Prabowo takdirnya ada, demi Allah bapak jadi (Presiden) pak,” lanjutnya, yang kembali disambut tawa. Prabowo sendiri tampak tersenyum-senyum.

Aa Gym lalu menyinggung soal Pilgub Jabar. “Ini mah enggak ngomongin cagub. Enggak-enggak, saya mah enggak mau urusan itu. Itu mah PAN aja yang pusing ya. Saya mah mau lempeng we hidup mah,” ucap Aa Gym. Rumus terakhir adalah L kedua yaitu lihat kekurangan dan kesalahan diri sendiri. Aa Gym menyebut Allah sebetulnya menyembunyikan aib atau kesalahan hambanya, sehingga bagi orang lain terlihat baik. “Kalau dibuka aib kita, bubar yakin. Saya juga enggak tahu bapak kalau dibuka kepilih apa enggak? Sayangnya kita sibuk sembunyi di balik aib kita. Ketipu oleh topeng,” tuturnya. “Gimana memperbaiki bangsa besar kalau memperbaiki diri saja enggak mampu. Kalau ke diri sendiri saja kita enggak jujur, apa yang kita perbaiki?” imbuhnya.

Usai acara, Cak Imin sempat menanggapi ajakan Amien. Kata dia, PKB membuka diri untuk membangun kebersamaan. “Siapa tahu visi dan titik temu terjadi,” katanya. Namun ditanya jika PKB berani keluar dari koalisi dengan Jokowi, kata Cak Imin, nanti dulu. “Masih jauh. Kita masih cari kecocokan semua agar Indonesia bersatu,” tegasnya.

Pengamat politik dari Universitas Parahyangan Prof Asep Warlan Yusuf mengatakan Jabar adalah barometer politik setelah Jakarta. dia menilai kemunculan nama Aa Gym di Pilgub Jabar sebuah kewajaran. Apakah ada kemungkinan, PAN atau partai lain mengusung Aa Gym? Dia bilang, bisa saja itu terjadi. Koalisi Gerindra dan PKS yang ditambah PAN pada Pilgub DKI kemarin, bisa saja kembali terjadi di pilgub Jabar.

Namun, kata dia, masih terlalu dini memprediksi calon yang akan diusung. Saat ini adalah fase meningkatkan elektabilitas dan pencarian popularitas para kandidat. Untuk selanjutnya. partai politik melihat kecenderungan yang berkembang sebelum pada akhirnya menentukan calon resmi. “Publik akhirnya akan menyeleksi dan partai juga akan melihat kecenderungan pilihan publik tersebut,” kata Asep, saat dikontak Rakyat Merdeka, tadi malam.

Tak bisa dipungkiri, sejumlah lembaga survei menempatkan nama Aa Gym sebagai kandidat terpopuler di Pilgub Jabar. Survei Indo Barometer yang digelar pada 17 sampai 23 Mei 2017 lalu mencatat Aa Gym sebagai Cagub terpopuler nomor dua dengan popularitas 94,9 persen.

Aa Gym hanya kalah oleh Deddy Mizwar yang memiliki popularitas 99 persen. Dia menilai semakin banyak kandidat yang maju, baik dari kalangan pemuka agama, birokrasi, akademisi maupun pengusaha, maka akan semakin baik proses demokrasi.[rmol]

Loading...
Loading...