Home Otomotif First Impression BMW 740Li CKD

First Impression BMW 740Li CKD

106

BMW Group Indonesia kembali melengkapi jajaran Seri 7 dengan menghadirkan BMW 740Li rakitan lokal. Mobil yang dirakit di pabrik Gaya Motor Sunter, Jakarta Utara ini secara harga memang lebih murah ketimbang versi CBU, tapi 740Li ini justru disematkan fitur yang lebih lengkap untuk memanjakan pengemudi dan juga penumpang.

Tampilan luar memang sulit membedakan antara versi CBU dan juga versi CKD yang dijual seharga Rp 2,199 miliar (off the road) atau lebih murah Rp 300 juta ini. Ia tetap menggunakan Active Air Steam Kidney Grille yang bisa buka tutup secara otomatis berdasarkan kebutuhan udara di ruang mesin. Bagian pelek pun tetap menggunakan ukuran 19 inci model jari-jari. Bentuk bumper depan maupun belakang juga luput dari ubahan.

Pun begitu dengan sumber penggerak. 740Li masih memanfaatkan mesin enam silinder segaris kapasitas 2.998 cc yang sanggup menghasilkan tanaga 326 dk dan torsi besar di angka 450 Nm. Tenaga mesin diterjemahkan melalui tranmisi otomatis 8 percepatan ke roda belakang. Klaimnya, dengan perpaduan mesin dan transmisi tersebut, mobil ini bisa berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam tempo 5,6 detik saja. Cukup impresif dibanding rivalnya yaitu Mercedes-Benz S 400 L yang lebih lambat 1,2 detik di parameter serupa.

Loading...

Hal yang berbeda justru diperlihatkan BMW pada pada bagian kabin. Terdapat fitur-fitur yang mampu memanjakan penumpang. Bagi Anda yang duduk di bagian belakang kiri kini bisa duduk lebih santai berkat adanya fitur Executive Lounge Seating.

Hanya dengan menekan sebuah tombol yang ada di bagian door trim, secara otomatis kursi depan kiri akan maju sejauh 90 mm ditambah akan ada sandaran kaki yang turun secara otomatis. Hal ini membuat Anda seakan sedang duduk di executive lounge.

Monitor yang ada di jok depan juga akan otomatis bergerak mengikuti sudut ketika pertama kali Anda set. Sehingga Anda tidak perlu lagi mengatur sudut kemiringan dari layar berukuran 12,3 inci ini.

Warisan dari fitur-fitur versi CBU pun masih dipertahankan. Misalnya saja sistem pendingin dengan 4 zona serta jok elektrik yang dilengkapi fungsi pijat di baris belakang, lengkap dengan Vitality Programme. Sebuah program latihan untuk relaksasi tubuh yang lagi-lagi untuk memanjakan penumpang belakang.

Balutan kulit Nappa di seluruh bagian jok membuat penumpang akan merasa nyaman. Sementara pada bagian kepala diberi sentuhan kulit Alcantara agar Anda nyaman ketika bersandar.

Rear-seat entertainment Experience dengan BMW Touch Command juga masih jadi peranti standar di 740Li. Terdapat tablet berukuran 7 inci yang bisa dipindahkan untuk memudahkan akses infotainment serta pengaturan lainnya di dalam mobil seperti lampu, kursi hingga sistem navigasi.

Mobil yang dirakit secara lokal ini juga dilengkapi head-up display yang memiliki proyeksi 75 persen lebih luas. Dan untuk lebih memanjakan pengemudi, 740Li juga menawarkan sistem surround view serta 3D View pada layar kontrol. Hal ini tentu akan memudahkan pengemudi saat di kondisi jalan sempit atau ketika parkir.

Tidak cukup sampai di situ. Fitur lain yang menjadi andalan di mobil ini adalah Remote Control Parking. Sebuah fitur yang memungkinkan mobil bisa melaju secara otomatis tanpa ada pengemudi di dalam mobil.

Di segmen ini mungkin pemiliknya akan jarang menggunakan fitur tersebut. Tapi setidaknya, fitur ini bisa membantu pengemudi ketika sedang parkir di tempat sempit. Pengoperasiannya bisa dilakukan melalui BMW Display Key. Jika Anda penasaran dengan cara kerja fitur ini, bisa lihat di rubrik How to Use di halaman 66-67.

 

 

369/30-33(14-27Jun2017)

Loading...