Hati-hati Kesalahan dalam Membeli Asuransi Ini Ternyata Dapat Mengurangi Manfaat Asuransi Jiwa Tersebut

  • 2 min read
  • Sep 27, 2021
Manfaat Asuransi Jiwa

Manfaat asuransi jiwa tidak perlu diragukan lagi, karena memang ada banyak sekali. Produk perlindungan yang satu ini termasuk salah satu yang wajib untuk dimiliki selain asuransi kesehatan. Di Indonesia sendiri popularitasnya juga kian meningkat dengan keberadaan berbagai macam perusahaan-perusahaan asuransi baru yang menghadirkan produk-produknya di Indonesia. Konsumen diberikan kebebasan di dalam menentukan pilihan manakah asuransi jiwa yang nantinya akan dibeli untuk proteksi diri mereka.

Dalam membeli dan menggunakan produk asuransi sendiri memang ada aturan-aturan yang dipenuhi. Ingat bahwa asuransi ini bukan seperti tabungan uang biasa, dimana nantinya Anda bisa sesuka hati dalam menabung dan juga menarik uangnya. Sistemnya tidak demikian karena sekali Anda membelinya maka ada kewajiban untuk rutin di dalam membayar preminya secara berkala setiap bulan. Jika seandainya tidak dibayar secara rutin maka perusahaan tersebut memiliki hak untuk menonaktifkan polis Anda, sehingga kelak tidak akan bisa digunakan untuk klaimnya, tentunya sangat rugi bukan, karena uang premi yang selama ini sudah dibayar juga akan hangus menjadi milik perusahaan tersebut.

Itulah mengapa sebenarnya dengan membeli produk asuransi tersebut adalah sebuah keputusan besar yang dibuat atau diambil. Adapun diantaranya beberapa kesalahan yang sering kali dilakukan dalam membeli produk asuransi jiwa sehingga mengurangi manfaatnya, diantaranya adalah:

  1. Tidak cermat di dalam memilih perusahaan penerbitnya, memang faktanya jika dilihat keberadaan dari perusahaan penerbit asuransi jiwa yang ada di Indonesia sendiri terbilang begitu banyak, mulai diantaranya adalah perusahaan milik negara sampai dengan perusahaan-perusahaan milik swasta yang cukup mendominasi di dalam negeri. Tidak semuanya dapat dipercaya, mengingat kasus layaknya perusahaan asuransi BUMN yaitu Jiwasraya yang bangkrut beberapa waktu lalu membuat banyak nasabah dirugikan, karena uang mereka tidak dikembalikan. Jadi mereka yang seharusnya mendapatkan manfaat dari asuransi tersebut justru sebaliknya, bahkan mengalami kerugian yang lebih besar lagi nilainya.
  2. Hanya terpaku pada nilai investasi yang dijalankan bukan nilai perlindungan yang diberikan, kebanyakan diantara tertanggung lebih condong memilih asuransi jenis unit link dibandingkan dengan asuransi jiwa murni, namun karena mereka hanya terpaku pada keuntungan yang didapatkan dari investasinya, maka biasanya baru akan merasakan kerugian saat investasi gagal, bahkan mungkin mereka tidak akan bisa merasakan uang pertanggungan sama sekali, karena sedari awal fokusnya memang sudah salah.
  3. Salah dalam menuliskan penerima manfaat dari asuransi tersebut, tertanggung disini adalah orang yang menjadi tulang punggung keluarga, sehingga jika meninggal dunia nantinya bisa cukup menggoncang keluarga, karena memang tidak menghasilkan pemasukan kembali, sedangkan mereka yang mendapatkan uang asuransi adalah penerima manfaat seperti diantaranya adalah istri dan juga anak-anaknya. Jika seandainya Anda salah dalam menuliskan penerima manfaat tentunya akan kesulitan di dalam mengajukan klaim tersebut nantinya.
  4. Membeli rider di saat yang kurang tepat, memang pada dasarnya rider atau manfaat tambahan ini nantinya akan memberikan manfaat pendukung di dalam produk asuransi Anda. Namun juga patut diketahui bahwa pemilihan waktu yang kurang tepat di dalam mengambil rider sebenarnya justru akan merugikan Anda, karena sia-sia susah membayar uang lebih, namun ternyata tidak menggunakan manfaat tersebut.
  5. Membeli asuransi dengan premi yang mahal, semakin besar nilai premi yang dipilih kedepannya juga akan mempengaruhi jumlah uang pertanggungan yang diberikan, namun kesalahan juga jika seandainya ambil premi yang nilainya mahal, namun tidak diimbangi dengan kondisi keuangan yang memadahi, akibatnya hanya akan merugikan Anda, dimana memang setahun dua tahun mungkin tetap bisa membayar, namun bagaimana dengan setelahnya, jika preminya tidak dibayar secara rutin tentunya polis asuransi Anda juga akan dinonaktifkan, sehingga kelak tidak akan bisa dilakukan klaim.

Untuk itu ada baiknya Anda benar-benar selektif jika memang memutuskan untuk membeli produk asuransi. Mengingat bisa jadi nantinya pembelian Anda justru merugikan, bukannya menerima manfaatnya. Apalagi di Indonesia sendiri juga ada banyak sekali pilihan produk asuransi yang dikeluarkan oleh berbagai perusahaan. Beli yang tepat agar mendapatkan manfaat asuransi jiwa secara optimal.