Home Dunia Islam Ini Dia 13 Keutamaan Menghafal Al Quran

Ini Dia 13 Keutamaan Menghafal Al Quran

45
keutamaan menghafal al quran
Loading...

Beberapa kaum Muslimin ternyata banyak yang belum juga mengerti keutamaan menghafal Al Qur’an. Bahkan juga ada yang menyebutkan, “mengapa kita bangga dengan anak-anak yang hafal Qur’an yang notabene bukanlah bhs kita? bukankah lebih baik mengajarkan mereka membaca terjemahannya supaya dapat mengaplikasikan nilai mulia di dalamnya? ”

Pengucapan ini keluar jelas karna ketidak-pahaman tentang keutamaan serta urgensi menghafal Al Qur’an. Orang itu juga tidak mengerti keutamaan Al Qur’an dan bagaimana caranya pelajari Al Qur’an, hingga ia terasa cukup hanya terjemahan Al Qur’an saja dalam pelajari Al Qur’an. Oleh karenanya mari kita simak kajian berikut ini..

Hukum menghafal Al Qur’an

Syaikh Ibnu Baz menyebutkan, “menghafal Al Qur’an yaitu mustahab (sunnah) ” (Fatawa Nurun ‘alad Darbi, 89906). Tetapi yang rajih insya Allah, menghafal Al Qur’an yaitu fardhu kifayah, harus di antara golongan Muslimin ada yang menghafalkan Al Qur’an, bila tidak ada sekalipun mereka berdosa (Al Mausu’ah Al Fiqhiyyah, 17/325).

Keutamaan Menghafal Al Quran

1. Hati seseorang individu Muslim tidak kosong dari suatu hal sisi dari kitab Allah ‘Azza wa Jalla.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas secara marfu :
“Orang yang tidak memiliki hafalan Al Quran sedikitpun yaitu seperti tempat tinggal kumuh yang ingin roboh”. (Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi dari Ibnu Abbas (2914), ia berkata hadits ini hasan sahih).

2. Mendapatkan penghormatan dari Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam.

Keuatamaan membaca al quran yang ke duan bersumber dari Abi Hurairah Radiyallahu ‘anhu. ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam mengutus satu utusan yang terbagi dalam beberapa orang. Lantas Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam mengecek kekuatan membaca serta hafalan Al Qur’an mereka : tiap lelaki dari mereka di tanyakan sejauh mana hafalan Al-Qur’an-nya. Lantas seorang yang paling muda di tanya oleh Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam : ”Berapa banyak Al Quran yang sudah engkau hafal, hai Fulan? ” ia menjawab : saya sudah menghafal surah ini serta surah ini, dan surah Al-Baqarah. Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam kembali ajukan pertanyaan : “Apakah engkau hafal surah Al-Baqarah? ” Ia menjawab : Benar. Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda : ”Pergilah, serta engkau jadi ketua rombongan itu! ”. Salah seseorang dari kelompok mereka yang terhormat berkata : Untuk Allah, saya tidak pelajari serta menghafal surah Al-Baqarah semata karna takut saya tidak bisa menjalankan isinya. Mendengar komentar itu, Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda : “Pelajarilah Al Qur’an serta bacalah, karna perumpamaan orang pelajari Al Quran serta membacanya, yaitu seperti tempat bekal perjalanan yang berisi minyak misik, wanginya menebar ke mana-mana. Lalu orang yang pelajarinya lantas dia tidur -dan dalam dirinya ada hafalan Al Qur’an- yaitu seperti tempat bekal perjalanan yang disambungkan dengan minyak misik” (Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi serta ia menilainya hadits hasan (2879), serta lafazh itu darinya. Dan oleh Ibnu Majah secara ringkas (217), Ibnu Khuzaimah (1509), Ibnu Hibban dalam sahihnya (Al Ihsaam 2126), serta dalam sanadnya ada ‘Atha, Maula, Abi Ahmad, yang tidak dinilai terpecaya terkecuali Ibnu Hibban).

3. Penghafal Al Qur’an juga akan menggunakan mahkota kehormatan.

Dari Abi Hurairah Radiyallahu ‘anhu. kalau Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda : : ”Penghafal Al Qur’an akan tiba pada hari kiamat, lantas Al Qur’an juga akan berkata : Wahai Tuhanku, bebaskanlah dia, lantas orang itu dipakaikan mahkota karamah (kehormatan), Al Qur’an kembali memohon : Wahai Tuhanku berikanlah, orang itu diapakaikan jubah karamah. Lantas Al Qur’an memohon sekali lagi : Wahai Tuhanku ridhailah dia, Allah meridhainya. Serta diperintahkan pada orang itu : bacalah serta teruslah naiki (derajat-derajat surga), serta Allah memberikan dari tiap ayat yang dibacanya pelengkap nikmat serta kebaikan” (Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi serta ia menilainya hadits hasan (2916), Ibnu Khuzaimah, al hakim, ia meninalinya hadits sahih, dan di setujui oleh Adz Dzahabi (1/533).)

4. Bisa membahagiakan ke-2 orangtua, sebab orangtua yang mempunyai anak penghapal Al Qur’an peroleh pahala spesial.

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam :
“Dari Buraidah Al Aslami Radiyallahu ‘anhu, ia berkata bahawasanya ia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda : “Pada hari kiamat kelak, Al Qur’an juga akan menjumpai penghafalnya saat penghafal itu keluar dari kuburnya. Al Qur’an juga akan berwujud seorang serta ia ajukan pertanyaan pada penghafalnya : “Apakah anda mengenalku? ”. Penghafal barusan menjawab ; “saya tidak mengetahui anda. ” Al Qur’an berkata ; “saya yaitu kawanmu, Al Qur’an yang membuat kamu kehausan di dalam hari yang panas serta membuat kamu tidak tidur saat malam hari. Sebenarnya tiap pedagang juga akan memperoleh keuntungan di belakang dagangannya serta anda pada hari ini di belakang seluruh dagangan. penghafal Al Qur’an barusan di beri kekuasaan di tangan kanannya serta di beri kekekalan ditangan kirinya, dan diatas kepalanya dipasang mahkota perkasa. Tengah ke-2 orang tuanya di beri dua baju baru sekali lagi bagus yang harga nya tidak bisa di bayar oleh penghuni dunia keseluruhannya. Ke-2 orangtua itu lantas ajukan pertanyaan : “kenapa kami diberi dengan baju begini? ”. Lantas di jawab, “kerana anakmu hafal Al Qur’an. “Kemudian pada penghafal Al Quran barusan di perintahkan, “bacalah serta naiklah ketingkat-tingkat syurga serta kamar-kamarnya. ” ia juga selalu naik pada saat ia tetap membaca, baik bacaan itu cepat atau perlahan-lahan (tartil). (diriwayatkan oleh Ahmd dalam Musnadnya (21872) serta Ad Darimi dalam Sunannya (3257).)

Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda : “Siapa yang membaca Al Qur’an, pelajarinya, serta mengamalkannya, dipakaikanlah mahkota dari sinar pada hari kiamat, cahayanya seperti sinar matahari, ke-2 orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan), yang tidak sempat diperoleh didunia, keduanya ajukan pertanyaan : kenapa kami dipakaikan jubah ini : dijawab : “Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk pelajari Al Qur’an” (Hadits diriwayatkan oleh Al Hakim serta ia menilainya sahih bersumber pada prasyarat Muslim (1/568), serta di setujui oleh Adz Dzahabi)

5. Juga akan tempati tingkatan yang tinggi di Surga Allah ‘Azza wa Jalla.

Sabda rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam :
“Dari Sisyah Radhiyallahu ‘anhu ia berkata, bahawasanya Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda ; jumlah tingkatan-tingkatan surga sama juga dengan jumlah ayat-ayat Al Qur’an. tingkatan surga yang di masuki oleh penghafal Al Qur’an yaitu tingkatan yang teratas, di mana tidak ada tingkatan sekali lagi setelah itu.

6. Penghafal Al Qur’an yaitu keluarga Allah ‘Azza wa Jalla.

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam :
“Dari Anas Radhiyallahu ‘anhu Ia berkata bahawa Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah itu memiliki keluarga yang terbagi dalam manusia. ” Lantas Anas berkata sekali lagi, lantas Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam ajukan pertanyaan : “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah. Baginda menjawab : “Ia itu pakar Qur’an (orang yang membaca atau menghafal Al- Qur’an serta mengamalkan berisi). Mereka yaitu keluarga Allah serta beberapa orang yang istimewa untuk Allah.

7. Jadi orang yang arif di surga Allah ‘Azza wa Jalla.

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam “Dari Anas Radhiyallahu ‘anhu Bahawasanya Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda ; “Para pembaca Al Qur’an itu yaitu beberapa orang yang arif diantara penghuni surga, ”

8. Peroleh penghormatan dari manusia.

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam “Dari Abu Musa Al Asya’ari Radhiyallahu ‘anhu Ia berkata bahawasanya Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda : “Diantara perbuatan mengagungkan Allah yaitu menghormati Orang Islam yang udah tua, menghormati orang yang menghafal Al-Qur’an yang tidak berlebih-lebihan dalam mengamalkan berisi serta tidak membiarkan Al-Qur’an tidak di amalkan, dan menghormati pada penguasa yang adil. ”

9. Hatinya terlepas dari siksa Allah ‘Azza wa Jalla.

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam
” Dari Abdullah Bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu Dari Nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam Baginda bersabda : ” bacalah Al Qur’an kerana Allah tidak juga akan menyiksa hati orang yang hafal Al Qur’an. Sesungguhanya Al Qur’an ini yaitu sajian Allah, siapa yang memasukkunya ia juga akan aman. Serta barangsiapa yang menyukai Al Qur’an sebaiknya ia bergembira. ”

10. Mereka (untuk golongan pria) lebih memiliki hak jadi Imam dalam shalat.

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam :
“Dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu Dari Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam beliau bersabda ; “yang jadi imam dalam solat sebuah golongan sebaiknya yang paling pintar membaca (hafalan) Al Qur’an. ”

11. Dicintai oleh Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam.

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam :“Dari Jabir Bin Abdullah Radhiyallahu ‘anhu Bahawa Nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam menjadikan satu dua orang dari beberapa orang yang gugur dalam perang uhud dalam satu liang lahad. Lantas nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam ajukan pertanyaan, “dari mereka berdua siapakah paling banyak hafal Al Qur’an? ” jika ada orang yang bisa memperlihatkan pada satu diantaranya, Nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam memasukkan mayat itu terlebih dulu ke liang lahad. ”

12. Bisa berikan syafa’at pada keluarga.

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam :
“Dari Ali Bin Abi Thalib Karramallahu Wajhahu : “Barangsiapamembaca Al Qur’an serta menghafalnya, Allah juga akan memasukkannya dalam surga serta memberinya hak syafaat untuk sepuluh anggota keluarganya dimana mereka semua sudah di tentukan untuk masuk neraka. ”

13. Adalah bekal-bekal yang paling baik.

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam :
“Dari Jabir bin Nufair, tuturnya Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda ; “Sesungguhnya anda tidak juga akan kembali menghadap Allah dengan membawa suatu hal yang terbaik dari pada suatu hal yang datang dari-Nya yakni Al Qur’an.

mudah-mudahan setelah menyimak beberapa keutamaan menghafal Al Qur’an barusan antum sekalian sudah membulatkan tekad untuk berkemauan untuk diri kita masing-masing bahwa DEMI ALLAH sepanjang kita masih tetap di beri peluang serta kesehatan oleh Allah ‘Azza wa Jalla, sepanjang itu juga kita selalu berusaha untuk menghafalkan kitab termulia itu yaitu Al Qur’an walau sedikit demi sedikit.

Loading...