Home Berita “Kejamnya” Jejak Digital Indra J Piliang tentang Narkoba

“Kejamnya” Jejak Digital Indra J Piliang tentang Narkoba

47

Gema Rakyat – Narkoba memang kejam. Wajar jika kemudian Indra J Piliang beberapa kali mencuit tentang buruknya narkoba dan keprihatinannya tentang zat haram yang punya daya rusak dahsyat itu.

Namun, tak cuma narkoba yang kejam, jejak digital juga tak kalah kejam. Twit Indra J Piliang tentang narkoba di masa lalu pun diobok-obok netizen dan kembali naik ke permukaan begitu Indra J Piliang, eks aktivis kampus UI dan sekarang politisi Golkar, tertangkap karena sabu pada Rabu (13/9) malam.
Inilah jejak-jejak digital Indra J Piliang tentang kejamnya narkoba:

1. Pada 4 April 2012, Indra J Piliang menulis: Narkoba kini sudah masuk ke kampung-kampung, dusun-dusun. Sudah dikonsumsi penyanyi, pilot sampai polisi. Siapa pahlawan, siapa lawan? #NgetwitAja

Loading...

2. Pada 4 April 2012, Indra J Piliang menulis: Nah, Fauzi Bowo aja perang melawan narkoba sejak jadi Wagub 5 tahun (2002-2007). Sudah selesaikan perang itu?

3. Pada 15 Desember 2013, Indra J Piliang mengungkapkan keprihatinan terhadap sabu yang merusak generasi muda. Dia menulis: Seperti gunung es, merusak anak-anak muda.

4. Pada 4 Februari 2012, Indra J Piliang menulis: Kalau ada penumpang yang pinter, bawa sabu ke pesawat Lion Air. Di ketinggian, kasih ke pilot. “Cap, nyabu, yuk?” Kreatif kali, ya?

5. Pada 8 Oktober 2013, Indra J Piliang mengomentari berita penangkapan caleg DPR yang tertangkap mengisap sabu di rumahnya. Dia menulis: Hadeuh. Mari jaga diri, kawans.

6. Pada 28 November 2013, Indra J Piliang juga mengungkapkan keprihatinannya atas maraknya ganja dan sabu. Dia menulis: Ondeh mande, mande onde-onde.

7. Ini juga soal keprihatinan Indra J Piliang soal bandar besar sabu Sumbar. “Kemarin saya sudah tweet indikasinya,” tulis Indra, pria kelahiran Pariaman, Sumbar.

8. Pada 15 Oktober 2013, Indra J Piliang juga berkomentar yang secara tersirat menyebutkan buruknya narkoba. Dia menulis, “Bisa. Asal gak nyabu.”

9. Komentar lainnya Indra J Piliang terhadap kasus penangkapan narkoba:

10. Indra J Piliang juga diketahui mengenal pejabat yang berdinas di badan pemberantas narkoba, yaitu BNN. Dia menulis pada 23 Agustus 2017: “Sambil menunggu Kakanda Brigjen Polisi Muhammad Nur, Kepala BNN Prov Nusa Tenggara Timur.”

Tweet Indra sehari terakhir — tepatnya 13 September 2017 — juga menyebut kata “kantor polisi”, meski tidak terkait dengan narkoba. Sayangnya, “kantor polisi” terpaksa juga harus disambangi oleh Indra J Piliang akibat terciduk narkoba di kawasan hiburan malam di Taman Sari, Jakarta Barat, pada 13 September malam hari.

Atas mencuatnya kembali twit-twit lawas Indra J Piliang, netizen hanya bisa berujar,”Jejak digital memang kejam.”

[kum]

Loading...