Home Dunia Islam 5 Keutamaan Hari Jum’at

5 Keutamaan Hari Jum’at

51
keutamaan hari jumat
Loading...

Nah kesempatan kali ini, akan menguraikan beberapa keutamaan hari jum’at. Mudah-mudahan dengan kita mengerti keutamaannya, kita dapat lebih semangat untuk mengoptimalkan dalam melakukan amalan-amalan yang disyari’atkan pada hari itu, serta supaya dapat mencapai keutamaan-keutamaan itu.

Keutamaan Hari Jum’at

1. Hari paling penting di dunia

Keutamaan hari jumat yang pertama yaitu mejadi hari paling penting di dunia hal ini karena banyak momen yang terjadi pada hari jum’at ini, diantaranya :

Allah membuat Nabi Adam ‘alaihissallam serta mewafatkannya.
Hari Nabi Adam ‘alaihissallam dimasukkan kedalam surga.
Hari Nabi Adam ‘alaihissallam di turunkan dari surga menuju bumi.
Hari juga akan terjadinya kiamat.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu kalau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata :

“Hari terbaik di mana matahari terbit pada hari itu yaitu hari jumat, pada hari itu Adam di ciptakan, serta pada hari itu juga Adam dimasukkan kedalam surga, dan di turunkan dari surga, pada hari itu juga kiamat juga akan terjadi, pada hari itu ada sebuah saat di mana tidak seseorang mukmin shalat menghadap Allah menginginkan kebaikan terkecuali Allah juga akan mengabulkan permintannya. ” (HR. Muslim)

2. Hari untuk golongan muslimin

Keutamaan Hari jum’at yang ke dua yaitu hari berkumpulnya umat nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam masjid-masjid mereka yang besar untuk ikuti shalat serta di awal dengarkan dua khutbah jum’at yang diisi wasiat taqwa serta beberapa saran, dan do’a.

Dari Kuzhaifah serta Rabi’i bin Harrasy radhiyallahu ‘anhuma kalau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Allah menyesatkan beberapa orang saat sebelum kami pada hari jum’at, Yahudi pada hari sabtu, serta Nasrani pada hari ahad, lantas Allah menghadirkan kami serta berikan panduan pada hari jum’at, mereka umat saat sebelum kami juga akan jadi pengikut pada hari kiamat, kami yaitu yang paling akhir dari penghuni dunia ini serta yang pertama pada hari kiamat yang juga akan dihakimi saat sebelum umat yang beda. ” (HR. Muslim serta Ibnu Majah)

3. Hari yang paling mulia dan merupakan penghulu dari hari-hari

Keutamaan hari jumat yang ketiga adalah menjadi hari yang palig mulia dan merupakan penghulu dari hari-hari. Hal ini diriwayatkan dari Abu Lubabah bin Ibnu Mundzir radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,

“Hari jum’at yaitu penghulu hari-hari serta hari yang paling mulia di bagian Allah, hari jum’at ini lebih mulia dari hari raya Idhul Fitri serta Idul Adha di sisi Allah, pada hari jum’at ada lima momen, diciptakannya Adam serta di turunkannya ke bumi, pada hari jum’at juga Adam dimatikan, di hari jum’at ada saat yang mana bila seorang memohon pada Allah juga akan dipenuhi sepanjang tidak memohon yang haram, serta di hari jum’at juga juga akan terjadi kiamat, tidak seseorang malaikat yang dekat di sisi Allah, di bumi serta di langit terkecuali dia dicintai pada hari jum’at. ” (HR. Ahmad)

4. Saat yang mustajab untuk berdo’a

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu kalau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan keutamaan hari jum’at lantas beliau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Di hari jum’at itu ada satu saat yang bila seorang muslim lakukan shalat di dalamnya serta memohon suatu hal pada Allah Ta’ala, pasti permintaannya juga akan dipenuhi. ” Lantas beliau berikan isyarat dengan tangannya yang memperlihatkan sekurang-kurangnya saat itu. (HR. Bukhari Muslim)

Tetapi tentang pemilihan waktu, beberapa ulama berselisih pendapat. Di antara pendapat-pendapat itu ada 2 pendapat yang paling kuat :

a. Saat itu diawali dari duduknya imam hingga proses shalat jum’at

Dari Abu Burdah bin Abi Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu kalau ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata kepadanya, “Apakah engkau sudah mendengar ayahmu meriwayatkan hadits dari Rasulullah berkenaan dengan saat ijaabah pada hari jum’at? ” Lantas Abu Burdah menyebutkan, “Aku mendengar Rasulullah bersabda, ‘Yaitu saat pada duduknya imam hingga shalat dikerjakan. ‘” (HR. Muslim)

Imam Nawawi rahimahullah memperkuat pendapat diatas. Sedang Imam As-Suyuthi rahimahullah memastikan saat yang disebut yaitu saat shalat dibangun.

b. Batas akhir dari saat itu sampai sesudah ‘ashar

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hari jum’at itu dua belas jam. Tidak ada seseorang muslimpun yang memohon suatu hal pada Allah kurun waktu itu tetapi juga akan dipenuhi oleh Allah. peganglah erat-erat (ingat-ingatlah kalau) akhir dari saat itu jatuh sesudah ‘ashar. ” (HR. Abu Dawud)

Serta yang memperkuat pendapat ke-2 ini yaitu Imam Ibnul Qayyim rahimahullah, beliau mengatakn kalau, “Ini yaitu pendapat yang dipegang oleh rata-rata generasi salaf serta banyak hadits-hadits mengenainya. ”

5. Dosa-dosanya diampuni pada jum’at itu dengan jum’at sebelumnya

Dari Salman Al-Farisi radhiyallahu ‘anhu menyebutkan kalau Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Tidaklah seorang mandi pada hari jum’at serta bersuci sedapatnya, berminyak dengan minyak, atau memoleskan wangi-wangian dari tempat tinggalnya, lantas keluar (menuju masjid), serta dia tidak memisahkan dua orang (yang tengah duduk berdampingan), lantas dia membangun shalat yang sesuai sama tuntunannya, lantas diam dengarkan (dengan cermat) saat imam berkhutbah tetapi juga akan diampuni (dosa-dosanya yang terjadi) pada jum’at itu serta jum’at selanjutnya. ” (HR. Bukhari)

Amalan-Amalan yang Disyari’atkan pada Hari Jum’at

1. Perbanyak shalawat

Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Perbanyaklah shalawat kepadaku sehari sekali jum’at karna shalawatnya umatku juga akan dipersembahkan untukku pada hari jum’at, barangsiapa yang paling banyak bershalawat kepadaku, dia juga akan paling dekat derajatnya denganku. ” (HR. Baihaqi dengan sanad shahih)

2. Membaca surat Al Kahfi

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari jum’at juga akan diberi sinar baginya di antara dua jum’at. ” (HR. Al Hakim serta Baihaqi dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

3. Perbanyak do’a (HR Abu Daud point 4b.)

4. Amalan-amalan shalat jum’at (wajib bagi lelaki)

Mandi, bersiwak, serta menggunakan parfum.
Berpagi-pagi menuju tempat shalat jum’at.
Diam dengarkan khatib berkhutbah.
Menggunakan baju yang paling baik.
Lakukan shalat sunnah sepanjang imam belum juga naik ke atas mimbar.

Demikian artikel tentang keutamaan hari Jum’at mudah-mudahan kita dapat memperoleh manfaat yang semakin besar dengan menaikkan amalan-amalan beribadah yang disyari’atkan. Sungguh demikian banyak jalan supaya kita dapat memperoleh pahala sebanyak mungkin jadi bekal perjalanan kita di akhirat nantinya. Wallahu a’lam.

Loading...