Home Otomotif Kurang Tekanan Angin Bisa Membuat Ban Pecah

Kurang Tekanan Angin Bisa Membuat Ban Pecah

138

Tekanan angin pada ban sering kali disepelekan oleh para pengemudi, padahal  bagian ini memegang peranan penting pada sebuah kendaraan. Banyak kerugian yang akan dialami pengemudi, jika tekanan angin pada ban mobil kurang atau berlebih.

Kenyamanan pun akan terganggu bila tekanan angin tidak sesuai. Faktor keamanan di jalan juga perlu diperhatikan.

Lantas, lebih bahaya mana, berkendara dengan kurang atau kelebihan tekanan angin pada ban?

Loading...

Iwan Abdurahman, General Repair Service Manager, PT Toyota Astra Motor mengatakan, bila kekurangan tekanan angin pada ban lebih berbahaya karena dapat menyebabkan pecah ban saat mobil melaju.

Menurut analoginya, kondisi ban  dengan balon itu berbeda, jika balon kelebihan angin akan pecah. Ban bisa pecah kalau kelebihan angin, tapi kalau ban diisi dengan tekanan 100 Psi. Paling umum ban hanya diisi angin dalam rentang 32 Psi hingga paling tinggi 40 Psi.

Ban justru bisa pecah kalau kekurangan angin. Ban akan pecah kalau kekurangan angin, karena bidang kontak dengan jalan tidak lagi optimal. Optimalnya seluruh permukaan terkena jalan. Kalau terus dipakai akan menjadi panas, sehingga semakin mengembang dan kawat baja tidak dapat menahan pengembangan pemuaian sehingga bisa pecah.

Loading...