Home Berita Lho Kok? Djarot Ultimatum Penghuni Rusun Lunasi Tunggakan jika Tak Mau Diusir

Lho Kok? Djarot Ultimatum Penghuni Rusun Lunasi Tunggakan jika Tak Mau Diusir

167
Loading...

Gema Rakyat – Pemerintah Provinsi DKI tengah pusing. Pasalnya tunggakan uang sewa rumah susun di seluruh Jakarta menyentuh angka Rp 32 miliar.

Atas hal itu, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memberi tenggat waktu kepada para penunggak untuk melunasi uang sewa rusun dalam waktu maksimal tiga bulan. Jika tak dipenuhi, Pemprov mengancam akan mencabut hak penggunaan rusun dan memberikan kepada warga lain.

“Bayangkan yang antri ingin dapat rusun sudah capai hampir sebelas ribu. Setiap hari saya terima mereka untuk minta rusun dan mereka bersedia membayar iuran. Hidup di Jakarta memang harus kerja keras tahan banting,” ucap Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2017).

Djarot meminta para penunggak melunasi uang sewa dalam waktu dua hingga tiga bulan. Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Pemukiman soal tenggat waktu ini.

“Peraturannya begitu. Kalau memang sengaja dia enggak mau ya sudah, banyak yang mau. Kami akan segera perintahkan Dinas Perumahan untuk mengundang mereka yang antri,” tegasnya.

Ihwal banyaknya warga yang mengantri rusun, kata Djarot, nantinya akan diundi dan diberikan kepada warga Ibu Kota yang benar-benar membutuhkan.

“Nah ini, kemudian kami undi mereka yang betul-betul perlu. Nanti akan kami data berapa yang kosong,” pungkasnya.[Gema Rakyat / kml]

Loading...
Loading...