Home Berita PARAH! Pecah Belah Bangsa Dan Hancurkan Nasdem, Victor Laiskodat Masih Dibela Nasdem

PARAH! Pecah Belah Bangsa Dan Hancurkan Nasdem, Victor Laiskodat Masih Dibela Nasdem

139
Loading...

Gema Rakyat – Pernyataan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI Victor Laiskodat yang menuding empat parpol mendukung ekstrimisme dan negara khilafah bakal berbuntut panjang. Salah satunya berdampak pada citra Nasdem di mata masyarakat pada Pemilu 2019 nanti.

“Pernyataan Victor justru bisa memicu perpecahan di tengah masyarakat dan merugikan Nasdem sendiri yang selama ini bisa menerima sebuah perbedaan dan menjunjung tinggi demokrasi,” kata pemerhati politik Universitas Diponegoro (Undip) M. Mirza Harera saat dihubungi, Jumat (4/8) malam.

Menurutnya, tudingan Victor soal adanya parpol yang mendukung berdirinya negara khilafah sangat tidak beralasan. Terlebih tanpa didukung fakta-fakta.

“Pernyataan tersebut semestinya tidak keluar dari diri seorang ketua fraksi dari partai yang terhormat. Jika Nasdem tegas, maka DPP Nasdem harus memberikan teguran kepadanya,” jelas Mirza, seperti dilansir Rmol.

Meski demikian fatalnya pernyataan politisi Nasdem Victor Laiskodat tersebut, partai Nasdem sendiri tidaklah menyesalkan kelakuannya. Malahan yang terjadi, Nasdem melakukan pembelaan.

Menurut politisi Nasdem dan anggota Komisi III DPR RI Ahmad HM Ali, pidato yang disampaikan Viktor Laiskodat merupakan fakta politik yang saat ini dihadapi bangsa Indonesia dan bukan provokasi.

“Saya sudah menyimak isi pidato Pak Viktor secara utuh dan tidak ada provokasi di situ sebagaimana yang dituduhkan. Itu ekspresi keprihatinan Pak Viktor yang menjelaskan fakta politik hari ini, sebuah konfigurasi yang dijelaskan atas dasar-dasar empiris. Anda pasti mengenal sekali pesan yang digambarkan beliau sebagai peringatan untuk kehati-kehatian memilih haluan politik,” sebut Ahmad, dilansir Media Indonesia.

Baginya, pengandaian-pengandaian yang disebutkan Viktor merupakan bentuk penegasan komitmen pada Pancasila.

“Sebuah cara untuk menggambarkan komitmen pada NKRI,” ujarnya.

Ahmad menambahkan, Indonesia yang majemuk merupakan sebuah fakta. Situasi kemajemukan itu, kata dia, terancam oleh maraknya ekstremisme. Sehingga, Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) terkait pembubaran organisasi masyarakat radikal yang anti-Pancasila.

“Tidak ada yang perlu dijadikan polemik dari pidato Pak Viktor. Kecuali bagi mereka yang berbeda visi kebangsaannya dengan Pancasila. Kita perlu tegaskan bahwa NKRI adalah harga mati, dan itu komitmen politik yang ingin ditunjukan Pak Viktor,” imbuhnya.

Ahmad juga menegaskan, tidak ada bentuk pelanggaran kode etik yang serius mengenai pidato tersebut maupun terhadap nilai-nilai Partai NasDem.

“Pak Viktor tidak salah apa pun. Partai NasDem tidak akan memberikan sanksi,” tandasnya.

ss media - PARAH! Pecah Belah Bangsa Dan Hancurkan Nasdem, Victor Laiskodat Masih Dibela Nasdem

[pn]

Loading...
Loading...