Home Ilmu Pengetahuan Pengertian Hubungan Internasional: Asas, dan Arti Pentingnya

Pengertian Hubungan Internasional: Asas, dan Arti Pentingnya

47
wallup.net

Pengertian Hubungan Internasional

Pengertian Hubungan Internasional yaitu sebuah bentuk hubungan antar negara yang merdeka serta berdaulat oleh dua negara atau lebih yang meliputi beragam bagian kehidupan baik politik, ekonomi, sosial budaya dan sebagainya. Sudah dijelaskan bahwa negara-negara di dunia merajut hubungan secara internasional. Sebuah negara tidak hidup sendiri, tetapi berbatasan dengan negara-negara lain. Fakta ini makin menguatkan pentingnya hubungan internasional yang melibatkan banyak negara. Tidak hanya itu, sebuah negara mungkin saja berkepentingan untuk merajut hubungan dengan negara lain untuk memajukan beberapa kepentingan politik, ekonomi, budaya dan sebagainya.

Image result for hubungan internasional

Ide konsep hubungan internasional berkait erat dengan subyek-subyek, seperti organisasi internasional, diplomasi, hukum internasional, serta politik internasional. Organisasi-organisasi internasional seperti Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), Perkumpulan negara-negara Asia Tenggara (ASEAN), Organisasi perdagangan (WTO), dan sebagainya berperan besar untuk menjembatani kepentingan beragam negara.

Pengertian Hubungan Internasional Menurut Beberapa Pakar

Related image

Loading...

Untuk mengerti lebih jauh mengenai pengertian hubungan internasional, berikut ini, beberapa pengertian menurut beberapa pakar:

  • Charles A. Mc Clelland: Pengertian hubungan internasional yaitu studi mengenai beberapa kondisi relevan yang mengitari interaksi.
  • Warsito Sunaryo: Pengertian hubungan internasional adalah studi mengenai hubungan antara bentuk kesatuan-kesatuan sosial khusus, termasuk juga studi mengenai kondisi relevan yang mengeliingi interaksi. Adapun yang disebut dengan kesatuan-kesatuan sosial khusus, dapat disimpulkan sebagai negara, bangsa ataupun organisasi negara sepanjang hubungan punya sifat internasional.
  • Tygve Nathiessen: Pengertian hubungan internasional adalah sisi dari pengetahuan politik serta karenanya komponen-komponen hubungan internasional mencakup politik internasional, organisasi serta administrasi internasional serta hukum internasional.
  • J. C. Johari: Menurut Johari, pengertian hubungan internasional adalah satu studi mengenai interaksi yang berjalan di antara negara-negara berdaulat selain itu juga studi mengenai sebagian pelaku non negara (non states actors) yang perilakunya mempunyai efek pada beberapa tugas negara.
  • Mohtar Mas’oed: Menurut Mohtar Mas’oed kalau pengertian hubungan internasional yaitu hubungan yang melibatkan bangsa-bangsa yang masing-masing berdaulat hingga dibutuhkan mekanisme yang kompleks serta melibatkan banyak negara.

Beberapa Asas Hubungan Internasional

Menurut Hugo de Groot, dalam hubungan internasional asas persamaan derajat adalah dasar yang menjadi kemauan bebas serta kesepakatan dari beberapa atau semua negara. Tujuannya yaitu untuk kepentingan dengan dari mereka yang menyatukan diri di dalamnnya. Dalam hubungan internasional, dikenal beberapa asas yang didasarkan pada daerah serta ruang lingkup berlakunya ketetapan hukum untuk daerah serta warga negara masing-masing. Ada tiga asas dalam hubungan internasional yang saling mempengaruhi yakni:

Related image

Asas Teritorial

Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara atas daerahnya. Menurut asas ini, negara melakukan hukum untuk semua orang serta semua barang yang berada di wilayahnya. Jadi, pada semua barang atau orang yang berada di luar lokasi tersebut, berlaku hukum asing (internasional) seutuhnya.

Asas Kebangsaan

Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. Menurut asas ini, tiap warga negara di manapun ia berada tetap mendapatkan perlakuan hukum dari negaranya. Asas ini memiliki kapabilitas exteritorial. Artinya hukum dari negara itu tetap berlaku juga untuk warga negaranya, meskipun ada di negara asing.

Asas Kepentingan Umum

Asas ini didasarkan pada wewenang negara untuk melindungi serta mengatur kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam hal semacam ini, negara bisa beradaptasi dengan semua kondisi serta momen yang bersangkut paut dengan kepentingan umum. Jadi, hukum tidak terikat pada batas-batas lokasi sebuah negara.

Jika ketiga asas tidak diperhatikan, akan timbul kekacauan hukum dalam hubungan antarbangsa (internasional). Oleh karenanya, antara satu negara dengan negara lain memerlukan hubungan yang teratur serta tertip berbentuk hukum internasional. Walaupun demikian, seringkali masih ada masalah serta pertikaian-pertikaian yang perlu dipecahkan. Contohnya masalah dwi kewarganegaraan, batas-batas negara, wajib militer serta wajib palak.

Pentingnya Hubungan Internasional

Related image

Tiap negara mempunyai sumber kapabilitas yang berbeda. Mungkin saja ada negara yang kaya akan sumber daya alam, ada juga negara yang banyak jumlah penduduknya, sementara negara lain mengandalkan berlimpahnya jumlah ilmuwan. Kelebihan-kelebihan seperti itu sangat punya pengaruh pada posisi sebuah negara dalam hubungan internasional.

Beberapa aspek yang ikut menentukan dalam proses hubungan internasional, baik secara bilateral ataupun multilateral diantaranya yaitu kekuatan nasional, jumlah masyarakat, sumber daya serta letak geografis. JIka sebuah negara mempunyai kekuatan dalam empat aspek itu, negara tersebut relatif lebih longgar untuk tidak mengadakan hubungan internasional. Tetapi, bila empat aspek kekuatan itu lemah, maka sebuah negara juga akan sangat membutuhkan hubungan internasional.

Dalam kenyataannya tidak ada negara yang tidak butuh dengan negara lain. Bahkan juga ada negara-negara iundustri maju juga membutuhkan negara-negara lain yang belum juga maju untuk memasarkan beberapa produk mereka. Tidak jarang bahkan negara industri maju memerlukan bahan mentah yang mungkin saja lebih banyak dipunyai oleh negara sedang berkembang.

Saat ini, dengan makin majunya perkembnagna teknologi informasi serta komunikasi, nyaris semua negara sudah membuat hubungan kerja sama dalam lingkup internasional. Namun, mesti disadari kalau perkembangan ekonomi diantara beragam negara di dunia tidak berimbang. Ada negara yang sudah sangat maju, sementara beberapa yang lain berupaya untuk meningkatkan ekonominya, sedangkan yang lain masih tetap sangat terimpit kemiskinan.

Ketiga kelompok negara itu di atas (A, B, serta C) saling membutuhkan. Maka negara yang satu berhubungan atau bekerja sama dengan negara lain hingga terjadi hubungan internasional, Mengingat latar belakang terjadinya hubungan internasional antarnegara itu berbeda-beda, maka terjadi pengelompokan bentuk hubungan internasional antarnegara itu perdagangan, contohnya kita mengetahui World Trade Organization (WTO) serta Group of 8 (Kelompok 8 negara industri maju). Sementara di bagian pertahanan, negara-negara Eropa serta Amerika Serikat membentuk Nort Atlantic Treaty Organization (NATO).

Secara umum, titik berat dalam hubungan internasional diantaranya yaitu bagian pertahanan serta keamanan, ekonomi, sosial budaya, serta bahkan juga ideologi. Hubungan seperti ini umumnya diarahkan untuk memajukan kepentingan masing-masing negara atau untuk kepentingan dengan umat manusia yang punya sifat universal.

Sebuah negara bisa mengadakan hubungan kerja antarnegara atau hubungan internasional pada saat kemerdekaan serta kedaulatannya baik secara de facto ataupun de jure sudah diakui oleh negara lain. Pentingnya kerjasama berbentuk hubungan internasional lain lantaran beberapa aspek berikut ini:

  • Aspek internal, yakni adanya kecemasan terancam keberlangsungan hidupnya baik lewat kudeta ataupun intervensi dari negara lain.
  • Aspek eksternal, yakni ketetapan hukum alam yang tidak bisa dipungkiri bahwa sebuah negara tidak bisa berdiri dengan sendiri tanpa pertolongan dan kerja sama dengan negara lain. Ketergantungan itu terlebih dalam usaha memecahkan masalah-masalah ekonomi, politik, hukum, sosial budaya, pertahanan serta keamanan.
Loading...