Home Ilmu Pengetahuan Pengertian Proposal: Unsur-Unsur dan Sistematikanya

Pengertian Proposal: Unsur-Unsur dan Sistematikanya

68
Loading...

Berikut ini tulisan mengenai definisi atau pengertian proposal serta unsur-unsurnya dan sistematika penulisannya. Seringkali kita temukan arti proposal dalam keseharian kita, bahkan juga mungkin saja kita juga seringkali buat proposal untuk mengajukan sebuah aktivitas agar bisa di setujui oleh seseorang yang mempunyai kepentingan atau yang berkaitannya dengan aktivitas yang juga akan kita rencanakan. Lantas pada tulisan kali ini kami juga akan memberi penjelasan pada anda yang belum juga memahami mengenai apa yang disebut dengan proposal dan apa sajakah unsurnya, berikut ini penuturannya.

Penjelasan Proposal

Image result for proposal

Yang disebut dengan proposal yaitu tulisan yang di buat oleh penulis dengan maksud untuk menerangkan gagasan serta maksud sebuah aktivitas pada beberapa pembaca, hingga mereka mendapat pemahaman mengenai maksud aktivitas itu secara lebih jelas dan detail.

Jadi dengan proposal diharapkan bisa memberi informasi yang jelas pada para pembaca, hingga mereka tahu maksud serta tujuan proposal itu.

Biasanya proposal adalah satu program atau gagasan sebuah aktivitas yang sifatnya cuma untuk saran saja, bisa dikatakan juga proposal adalah saran yang tertulis untuk lakukan sebuah aktivitas yang diperuntukkan pada pihak-pihak yang ada hubungan dengan aktivitas itu.

Sebagian Syarat Membuat Proposal

Adapun bila membuat sebuah proposal maka sebaiknya memenuhi syarat-syarat sebagai berikut ini:

Related image

  • Mesti mempunyai susunan ataupun logika yang sangat jelas serta mudah di mengerti.
  • Hasil dari aktivitas itu mesti terstruktur.
  • Rumusan bentuk aktivitas yang dikerjakan mesti di tulis secara jelas serta detil dan mesti betul-betul bisa dikerjakan.
  • Bila ada anggaran dana yang di butuhkan, maka anggaran dana yang di butuhkan mesti realistis dengan aktivitas itu.

Fungsi Proposal

Mengenai beberapa fungsi dari sebuah proposal yang disusun, diantaranya sebagai berikut ini:

Image result for proposal

  • Untuk melakukan riset yang ada hubungannya dengan sosial, budaya, ekonomi dan lain-lain.
  • Bisa dipakai untuk mengajukan membangun sebuah usaha.
  • Bisa dipakai juga untuk mengajukan tender dari beragam jenis instansi.
  • Bisa dipakai untuk membuat acara-acara aktivitas contohnya seperti acara perayaan, seminar, pelatihan, perlombaan dan lain-lain.

Beberapa Jenis Proposal

Related image

Bentuk Proposal Secara Umum

Biasanya proposal dibagi ke dalam 4 (empat) bentuk, diantaranya sebagai berikut ini:

Proposal bisnis

Adalah proposal yang ada hubungannya dengan dunia usaha atau usaha, dapat pula yang terkait dengan usaha kelompok maupun perorangan. Misalnya seperti proposal pendirian badan usaha, tempat usaha dan lain-lain.

Proposal Proyek

Adalah proposal yang ada hubungannya dengan dunia pekerjaan, biasanya memuat rangkaian beberapa gagasan dalam usaha atau komersil. Misalnya seperti proposal proyek pembangunan sebuah kantor.

Proposal penelitian

Adalah proposal yang seringkali dipakai pada bagian akademisi seperti riset untuk tugas akhir, tesis dan sebagainya. Umumnya proposal bentuk ini dipakai untuk mengajukan sebuah aktivitas riset yang juga akan dikerjakan.

Proposal kegiatan

Proposal bentuk ini seringkali dipakai di lingkungan masyarakat, lantaran adalah proposal untuk mengajukan sebuah rencana aktivitas baik itu aktivitas individu ataupun perorangan. Contohnya seperti proposal membuat perayaan, perlombaan dan lain-lain.

Unsur-Unsur Proposal

Berikut ini unsur-unsur dari proposal secara umum serta dilengkapi dengan penuturannya secara singkat:

Related image

Nama kegiatan (Judul)

Adalah nama dari aktivitas atau disebut juga dengan judul yang juga akan dikerjakan yang tergambar di bagian judul proposal.

Latar belakang

Adalah latar belakang proposal yang berisikan pokok-pokok pemikiran ataupun argumen kenapa perlu diselenggarakan aktivitas itu.

Tujuan kegiatan

Umumnya memuat maksud dari kediatan yang juga akan dikerjakan, maksud harus dipaparkan secara jelas agar manfaatnya dapat terlihat oleh pembaca.

Tema

Adalah hal yang mendasari sebuah aktivitas yang tercantum pada proposal.

Sasaran atau Peserta

Pada proposal mesti mengambil keputusan secara jelas siapa saja yang ikut serta dalam aktivitas itu.

Tempat dan waktu kegiatan

Pada proposal harus juga dituliskan secara jelas waktu dan tempat pelaksanaan aktivitas.

Kepanitiaan

Pada proposal mesti dituliskan secara lengkap susunan panitia yang membuat aktivitas itu.

Rencana anggaran biaya kegiatan

Anggaran dana pada proposal mesti disusun secara detil serta realistis, agar bisa dipercaya.

Sistematika Penulisan Proposal

Sistematika penulisannya yaitu sebagai berikut ini:

Related image

Latar belakang

Di bagian ini berisikan pemikiran-pemikiran mengenai persoalan yang akan di teliti serta sebagian argumen kenapa persoalan yang dikemukakan dalam tulisan ini diambil dan perlu dikerjakan riset. Di bagian ini penulisannya mesti dikerjakan secara sistematis dari secara umum ke khusus. Di bagian latar belakang ini penulis mesti menerangkan kenapa dapat tertarik untuk lakukan riset pada persoalan ini.

Batasan Masalah

Beberapa batasan pada sebuah riset sangat di perlukan agar ruang lingkup persoalan yang di teliti tidak meluas serta melebihi batas. Beberapa batasan ini contohnya seperti batasan pengumpulan data-data, batasan analisa, batasan anggaran dana dan lain-lain.

Rumusan masalah

Penulis mesti merumuskan secara jelas persoalan yang di telitinya, uraikan secara sistematis ide konsep untuk menjawab persoalan yang di teliti, hipotesis yang juga akan diuji, dugaan sementara yang juga akan dikerjakan pembuktiannya, persoalan yang juga akan dicarikan cara pemecahannya. Dalam merumuskannya bisa menerangkan pengertian, anggapan serta ruang lingkup batasan aktivitas dari riset. Uraian persoalan yang di teliti tidak diwajibkan selalu berbentuk sebuah pertanyaan saja.

Tujuan Penelitian

Di bagian ini bisa dikatakan sebagai tujuan yang ingin dicapai pada riset yang dikerjakan sesuai persoalan yang di teliti. Tujuan riset biasanya di untuk jadi 2 (dua) jenis yakni:

  • Tujuan umum yakni tujuan yang secara keseluruhan mengapa lakukan riset itu.
  • Tujuan khusus yakni uraian secara menyeluruh dari masing-masing tujuan riset, baik itu tentang variabel independen ataupun variabel dependen serta gabungan dari kedua variabel itu.

Manfaat Penelitian

Merupakan apa sajakah yang dapat diperoleh dari riset yang dikerjakan. Manfaat riset mesti ditulis bersumber pada dari segi keilmuan, manfaat untuk diri sendiri ataupun untuk objek yang di teliti.

Tinjauan pustaka

Bagian ini berisikan dasar pemikiran serta bebrapa dasar teori yang ada hubungannya dengan persoalan yang di teliti. Biasanya mencakup beberapa pengertian variabel dan perumusan riset dan lain-lain.

Metode penelitian

Di bagian metode riset biasanya berisikan rancangan riset, variabel riset, pengertian operasional variabel, tempat serta waktu riset, populasi serta sampel riset, bentuk serta sumber data riset, teknik pengumpulan data, norma riset bila manusia yang dijadikan sebagai objek riset, pengolahan data, analisa data, sampai bahan-bahan yang di inputkan.

Objek Penelitian

Adalah sifat kondisi dari sebuah benda, orang atau kondisi sebagai fokus perhatian saat riset. Sifat kondisi itu dapat berbentuk sifat, kuantitas serta kualitas objek yang di teliti, dapat pula berbentuk perilakunya, aktivitas, pendapat, kondisi dan lain-lain.

Metode pengumpulan data

  • Pada riset kuantitatif, teknik pengumpulan data bisa dengan lakukan survey, interview dan uji coba.
  • Bila riset kualitatif bisa dikerjakan metode pengumpulan data dengan beberapa cara, contohnya seperti:
  1. Wawancara yakni teknik mengumpulkan data dengan mengajukan pertanyaan pada orang yang ada kaitanya dengan objek riset dengan maksud untuk mendapat data berbentuk jawaban.
  2. Observasi yakni melihat serta mencermati secara langsung objek yang di teliti, dengan harapan bisa mendapat data-data untuk riset.
  3. Review dokumen yakni mencari data yang diperlukan untuk riset lewat dokumen-dokumen tertulis, gambar, video dan lain-lain.

Metode analisa data

Setelah data terkumpul berikutnya dikerjakan analisa data. Metode analisa data kualitatif prosedur-prosedurnya sangat jelas, ketajaman pada analisa data kualitatif bergantung pada bebrapa rutinitas peneliti dalam lakukan riset, bila peneliti sudah terbiasa dengan riset kualitatif hasil penelitiannya juga akan sangat mendalam dan kongkrit. Sementara analisa data kuantitatif tidak terlalu mendalam seperti analisa data lualitatif, di bagian ini tergantung penulis memakai metode yang digunakannya.

Hasil yang diharapkan

Di bagian ini biasanya menguraikan kontribusi riset dalam meningkatkan ilmu dan pengetahuan, pemecahan persoalan yang bisa membangun atau meningkatkan objek yang di teliti.

Daftar Pustaka

Di bagian daftar pustaka adalah sumber-sumber materi sebagai referensi dalam membuat proposal dan disusun sesuai sama abjad nama penulis materi.

Loading...