Home Ilmu Pengetahuan Pengertian Saham dan Jenis Saham

Pengertian Saham dan Jenis Saham

42

Pengertian Saham dan Jenis Saham

Saham jadi satu diantara alternatif media investasi mempunyai potensi tingkat keuntungan serta kerugian yang lebih besar dibanding media investasi yang lain dalam periode panjang. Karenanya Anda butuh mendalami seluk-beluk investasi saham ini terlebih dulu, supaya Anda dapat terlepas dari kerugian yang tidak seharusnya terjadi. Karenanya kita mesti tau seluk beluk saham, dari mulai pengertian saham serta jenis-jenis saham.

Pengertian saham

Related image

Saham yaitu surat berharga yang merupakan tanda kepemilikan seseorang atau badan pada sebuah perusahaan. Pengertian saham ini artinya adalah surat bernilai yang dikeluarkan oleh satu perusahaan yang berupa Perseroan Terbatas (PT) atau yang umum disebut dengan emiten. Saham menyebutkan kalau yang memiliki saham itu yaitu juga yang memiliki sebagian dari perusahaan itu. Dengan hal tersebut bila seorang investor membeli saham, ia juga jadi pemilik atau pemegang saham perusa­haan.

Bentuk saham yaitu selembar kertas yang menjelaskan kalau yang memiliki kertas itu merupakan pemilik perusahaan yang me­nerbitkan kertas itu. Jadi sama juga dengan menabung di bank, tiap kali kita menabung kita juga akan mendapat­kan slip yang menjelaskan kalau kita sudah menyetor sejum­lah uang. Dalam investasi saham, yang kita terima bukan hanya slip melainkan saham.

Jenis-jenis Saham

Loading...

Related image

Perusahaan bisa menerbitkan 2 bentuk saham, yakni saham biasa serta saham preferen.

Saham Biasa

Saham biasa adalah pemilik sesungguhnya dari perusahaan. Mereka memikul resiko serta men­dapatkan keuntungan. Pada ketika keadaan perusahaan buruk, mereka tidak menerima dividen. Dan demikian sebaliknya, pada ketika keadaan perusahaan baik, mereka bisa mendapatkan dividen yang lebih besar bahkan juga saham bonus.

Pemegang saham biasa ini mempunyai hak suara dalam RUPS (rapat umum pemegang saham) serta ikut memastikan kebijakan perusahaan. Bila perusahaan dilikuidasi, pemegang saham biasa juga akan membagi sisa aset perusahaan setelah dikurangi bagian pemegang saham preferen.

Saham Preferen

Tidak hanya saham biasa kita juga mengetahui adanya saham preferen. Sesuai namanya, saham preferen ini mendapat hak istimewa dalam pembayaran dividen di banding saham biasa.

Karakter Saham Preferen yaitu sebagai berikut ini:

  • Mempunyai beragam tingkat, bisa diterbitkan dengan karakter yang berbeda
  • Tagihan pada aktiva serta pendapatan, mempunyai prioritas lebih tinggi dari saham biasa dalam soal pembagian dividen
    dividen kumulatif, apabila belum dibayarkan dari periode sebelumnya bisa dibayarkan pada periode berjalan serta lebih dulu dari saham biasa
  • Konvertibilitas, bisa diganti jadi saham biasa, apabila perjanjian antara pemegang saham dan organisasi penerbit terjadi

Untuk apa membeli saham?

Image result for saham

Membeli saham adalah alternatif lain dalam mengaman­kan serta sekaligus meningkatkan nilai kekayaan (dalam hal semacam ini kekayaan bersifat uang). Jadi mengamankan serta mening­katkan kekayaan dapat berbentuk beragam jenis, misal­nya: celengan, menyimpan di bank, dibelikan emas, dibelikan tanah, dibelikan apartemen serta masih banyak lagi.

Bila deposito memberi imbalan (suku bunga), yang tingginya relatif terbatas, katakan 15 persen per tahun, jelas kita juga akan bersedia membeli saham, bila saham itu dapat memberi imbalan lebih besar dari 15 persen. Jadi memilih investasi pada saham, lantaran lebih menguntungkan. Sebab keunggulan menabung lewat cara mempunyai saham yaitu kapabilitasnya memberi keuntungan yang tidak ter-hingga. Tidak terhingga ini bukanlah berarti keuntungan in­vestasi saham biasa sangat besar dalam rupiahnya. Namun, bergantung pada perkembangan perusahaan penerbitnya. Jika, perusahaan penerbit dapat menghasilkan laba yang besar, ada peluang para pemegang sahamnya juga akan menikmati keuntungan yang besar juga.

Lantaran, dengan laba yang besar itu, dapat diharapkan terse­dia dana yang besar untuk dibayarkan sebagai dividen. Di beragam bentuk instrument investasi yang di tawarkan pada masyarakat. Menyimpan uang tidak cuma deposito bank lantaran tingkat suku bunganya relatif terjun bebas. Sambil menyimpan uang, bagaimana caranya supaya uang Anda “bekerja” mencari laba? Baiknya kita mengerti beberapa jenis instrumen investasi. Apakah mekanisme transaksi (pembelian serta penjualan) instrument investasi -seperti saham biasa, preferen, obligasi, right issue, waran, serta reksadana. Bagaimana, gampang atau sulit mengerjakannya?

Loading...