Home Ilmu Pengetahuan Pengertian Seni Tari, Fungsi, Unsur, Konsep, dan Jenisnya

Pengertian Seni Tari, Fungsi, Unsur, Konsep, dan Jenisnya

88
HIBURAN AKHIR PEKAN. Peserta pertunjukan menampilkan tarian Seudati pada Pergelaran Art & Music weekend show II di Taman Putroe Phang, Banda Aceh, Minggu (21/9)RAKYAT ACEH/ZULKARNAINI

Secara harfiah, arti seni tari disimpulkan sebagai proses penciptaan gerak tubuh yang memiliki irama dan disertai musik yang berlandaskan rasa serta karsa. Tetapi, beberapa pakar tari mempunyai ide sendiri tentang arti seni tari.

Pengertian Seni Tari

Image result for seni tari

Berikut ini pendapat beberapa pakar, diantaranya:

Aristoteles

Tari adalah pergerakan ritmis yang maksudnya adalah untuk memberi gambaran karakter serta kehidupan manusia seperti mereka berperilaku maupun menderita.

Bagong Sudito

Loading...

Menurut Bagong, seni tari adalah gerak ritmis yang sesuai sama irama serta mempunyai tujuan mengekspresikan perasaan.

Cooric Harting

Seni tari menurut Cooric adalah rangkaian pergerakan ritmis disertai irama yang dikerjakan dalam satu waktu serta ruang.

Soedarsono

Seni tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diwujudkan dalam bentuk pergerakan tubuh yang indah serta ritmis.

Yulianti Parani

Tari adalah gerak ritmis semua atau sebagiannya dari tubuh yang baik secara individu maupun berkelompok yang disertai ekspresi spesifik.

Bersumber pada pendapat beberapa pakar tentang seni tari, bisa ditarik kesimpulan sebenarnya seni tari bukan hanya mengenai menggerakkan tubuh mengikuti irama, tetapi juga harus searah dengan maksud serta tujuan yang ingin di sampaikan pada pencinta tari.

Beragam Jenis Seni Tari

Image result for seni tari

Bila dilihat dari bentuk pertunjukan serta partisipasi, seni tari bisa dibedakan jadi:

  • Tari Partisipatif, adalah tari yang jarang melukiskan satu narasi serta cuma mempunyai tujuan untuk hubungan sosial maupun olahraga saja. Ketentuan tari bentuk ini umumnya berkaitan larangan dikerjakan kedua gender serta umur tertentu. Bentuk tari ini bisa berbentuk tarian rakyat, berkelompok, sosial, serta berpasangan.
  • Tari Teater, adalah tari yang melukiskan satu narasi serta dipentaskan dan dilengkapi properti khusus. Maksud paling utama tari ini adalah jadi hiburan. Bentuk tari ini mencakup, balet, tari Jepang, tari modern, serta lainnya.

Bersumber pada koreografinya, seni tari bisa dibedakan jadi:

  • Tari Tunggal, adalah tari yang diperakan oleh seorang penari atau juga dikenal dengan arti tari solo. Umpamanya, tari Golek dari Jateng.
  • Tari Berpasangan, dalam bahasa latin dikenal dengan arti pas de duex maupun dalam bahasa awan disebut dengan duet. Tari ini dikerjakan oleh dua orang maupun berpasangan. Umpamanya, tari Topeng dari Jawa barat.
  • Tari Kelompok, dalam bahasa asing disebut dengan group choreography yakni tari yang dikerjakan minimum oleh dua orang. Umpamanya, tari Saman dari Aceh.

Bentuk seni tari bila dilihat bersumber pada perkembangan peradaban di nusantara bisa dibedakan jadi tiga, mencakup:

Tari Tradisional

Tari tradisional adalah bentuk tarian yang sudah turun temurun, diwariskan dari jaman nenek moyang. Bentuk tari ini sangat memprioritaskan nilai filosofis, simbolis, serta religius. Semua ketentuan tari ini masih tetap kaku bertumpu pada pedoman leluhur. Di Indonesia, tari tradisional ini dibagi jadi dua yakni:

Tari tradisional klasik

Tari ini juga dikenal sebagai tari keraton lantaran berkembang dikalangan kerajaan serta kebangsaan. Pertunjukan tari ini relatif menggunakan baju elegan serta pergerakan yang anggun. Tarian ini mempunyai ketentuan yang baku serta dipertahankan dari generasi ke generasi. Contoh: Tari Topeng Kelana dari Jawa barat.

Tari tradisional kerakyatan

Tari ini berkembang di kelompok rakyat biasa, baik di pedesaan ataupun perkotaan. Tari ini seringkali dipertunjukkan dengan baju serta iringan musik yang sederhana. Tidak hanya itu, tarian ini tidak mempunyai ketentuan baku hingga bentuk tariannya relatif beragam. Tari ini umumnya ditampilkan ketika perayaan sebagai tari pergaulan. Contonya tari Lili dari Sumbar.

Tari Kreasi Baru

Tari ini adalah pelebaran sayap dari tari tradisional yang pergerakannya digabungkan dengan pergerakan baru dari bentuk tarian lain. Bentuk tari ini umumnya dikerjakan ketika upacara ritual, keagamaan, kebiasaan serta lainnya. Biasanya, tari kreasi baru ini dibedakan jadi dua kelompok, yakni:

Tari kreasi baru berpola tradisi

Tari kreasi baru ini sangat berpedoman pada aturan tari, baik itu aturan musik, tata rias, koreografi, ataupun teknik pementasannya.

Tari kreasi baru berpola non tradisi

Bentuk tari kreasi baru ini tidak terikat dengan aturan tari seperti tari berpola tradisi. Tetapi, bukanlah memiliki arti bentuk tari ini tidak memakai alur tradisi sama sekali. Tetapi, pemakaian aturan tari juga akan sesuai dengan ide konsep gagasan tari yang juga akan ditampilkan.

Tari Kontemporer

Tari kontemporer adalah bentuk tari modern yang tidak lagi terpengaruh unsur tari tradisional. Tari ini menghadirkan koreografi unik serta penuh arti. Tidak hanya itu, iringan musiknya juga bukan merupakan lagu sederhana yang umum dipakai tetapi memakai program musik komputer serta masa-masa mini. Tidak khayal, penikmat yang ingin menikmati bentuk seni ini mesti berwawasan luas.

Konsep Seni Tari

Image result for seni tari

Konsep tari adalah poin penting yang menjadikan seni tari tetap mempunyai kesamaan diantaran beragam macam gerak tubuh yang terjadi. Mengenai ide konsep tari terbagi dalam:

Ruang Gerak

Pergerakan dalam sebuah tarian memerlukan ruang gerak. Ruang gerak ini memiliki arti bermakna seorang penari memerlukan ruang yang sesuai sama bentuk pergerakan yang juga akan dipertunjukkan. Ruang gerak bisa berbentuk ruang gerak sempit serta ruang gerak luas. Bentuk ruang gerak ini juga akan disesuaikan dengan jumlah penari, apakah tunggal, berpasangan, maupun berkelompok.

Tenaga

Tenaga diperlukan dalam seni tari untuk mendapat gerak tari yang dinamis, ritmis, serta harmonis. Tanpa tenaga sebuah pergerakan sempurna tidak mungkin dihasilkan. Pemakaian tenaga sendiri mempunyai tingkatan sesuai sama gerak yang ingin dipertunjukkan, baik itu intensitas kuat, sedang, serta lemah.

Waktu

Dalam sebuah tarian, estimasi saat sangat tergantung pada bentuk pergerakan yang juga akan dipertunjukkan. Perbedaan cepat atau lambat sebuah gerak dalam seni tari disebut dengan tempo. Peranan tempo ini adalah memberi kesan dinamis hingga sebuah tarian jadi enak dilihat untuk penikmat.

Unsur Seni Tari

Related image

Dalam menciptakan nilai indah sebuah tari, seni tari mempunyai unsur-unsur pembangunan, mencakup:

Macam Gerak

Pergerakan sangat penting dalam sebuah tarian. Pergerakan seni mesti dapat menuangkan emosi serta ekspresi jiwa. Dalam seni tari gerak dibagi jadi tiga, bersumber pada,

Sifat, terbagi dalam:
  • Gerak lemah, yakni gerak yang dikerjakan tanpa memakai kemampuan otot.
  • Gerak lembut, yakni gerak yang dikerjakan mengalir seperti air.
  • Gerak kasar, yakni gerak yang dikerjakan dengan memakai otot yang kuat seperti pergerakan menghentakkan kaki.
Bentuk, mencakup:
  • Gerak realistik/wantah, yakni gerak yang dikerjakan sesuai dengan apa yang dilihat.
  • Gerak stilir, yakni gerak tidak wantah yang sudah diperhalus.
  • Gerak simbolik, yakni pergerakan yang cuma berbentuk simbol.
Aktifitas, yakni:
  • Gerak setempat, yakni gerak yang cuma ada pada posisi awal tanpa pergerakan.
  • Gerak berpindah, yakni gerak yang tidak cuma tinggal tetapi melakukan pergerakan kecil seperti bergeser, meluncur, melompat, serta lainnya.
Iringan

Iringan musik dalam sebuah tarian bisa datang dari alat instrumen maupun suara dari anggota tubuh. Iringan ini juga akan menaikkan daya nilai dalam sebuah tarian.

Pakaian

Pakaian dalam seni dijadikan sebagai jati diri kebudayaan serta asal tarian yang dipertunjukkan. Umpamanya, kostum dal ritual maupun upacara didesain relatif lebih sederhana dibanding kostum hiburan yang dirangcang lebih kasual serta menarik.

Fungsi Seni Tari

Image result for seni tari

Seni tari mempunyai beberapa fungsi dalam kehidupan, diantaranya:

Sarana Bergaul

Seni tari berbentuk kolektif, artinya melibatkan beberapa orang. Manusia jadi makhluk sosial tidak dapat hidup sendiri, memerlukan interaksi dengan individu. Oleh karenanya, seni tari bisa dijadikan satu diantara wadah untuk manusia untuk bergaul. Aktivitas latihan tari teratur atau pementasan tari bersama jadi sarana pergaulan yang baik.

Sarana Upacara

Mulai sejak dulu, tarian sudah dijadikan manusia sebagai sarana upacara, baik untuk upacara keagamaan ataupun upacara penting dalam kehidupan manusia. Tari keagamaan maksudnya adalah untuk berkomunikasi dengan Tuhan serta umumnya punya sifat sakral. Misalnya, tari Kecak di Bali yang dipakai sebagai sarana komunikasi dengan beberapa Dewa serta leluhurnya. Tari yang dijadikan sebagai sarana upacara sangat memperhitungkan penentuan tempat, waktu, penari, serta sesajian yang tepat.

Sarana Hiburan

Tari yang digunakan sebagai fasilitas hiburan mempunyai gerak spontan. Tidak hanya itu, bentuk tari ini memakai tema serta iringan lagu yang sederhana. Lantas kostum serta tata panggung juga diusahakan semenarik mungkin. Prinsipnya tarian yang ditempilkan menhibur, tidak menjemukan dan menjenuhkan.

Media Pendidikan

Tarian bisa dijadikan media untuk mendidik anak dalam usaha pendewasaan diri melalui pesan dari tiap gerak yang ditampilkan. Tidak hanya itu, nilai keindahan serta keluhuran yang ada pada seni bisa mengasah perasaan seseorang untuk bersikap lebih santun serta lembut.

Katarsis

Katarsis artinya pembersihan jiwa. Pemakaian seni tari sebagai katarsis umumnya dikerjakan oleh seniman yang mempunyai penghatan mendalam pada seni tari.

Penyaluran Terapi

Tari dijadikan penyaluran terapi untuk mereka penyandang cacat mental maupun fisik. Penyajian tari ini bisa dikerjakan secara langsung ataupun tidak langsung, disesuaikan dengan kondisi penderita. Bentuk tarian ini dilarang pada masyarakat Timur, lantaran rasa tak tega.

Pertunjukan

Tarian yang disiapkan untuk pertujukkan umumnya mengandung nilai estetis yang tinggi dan memerlukan latihan saat sebelum dipentaskan. Tari yang difungsikan sebagai pertunjukkan mengutamakan pada segi artistik, ide konsep, inspirasi, interpretasi, topik dan tujuan. Contoh tari yang ditampilkan sebagai pertunjukan adalah tari Pendet dari Bali.

Loading...