Home Ilmu Pengetahuan Pengertian Seni Teater Secara Umum dan Jenisnya

Pengertian Seni Teater Secara Umum dan Jenisnya

36

Seni teater yaitu satu diantara bentuk kesenian bersifat pertunjukan drama yang dipentaskan di atas panggung. Secara khusus, seni teater yaitu satu seni drama yang menghadirkan perilaku manusia dengan gerak, tari, serta nyanyian yang disajikan lengkap dengan dialog serta akting para pemainnya. Kata teater diambil dari bhs Yunani, theatron, yang berarti tempat atau gedung pertunjukan.

Image result for teater

Istilah ‘teater’ bisa disimpulkan secara luas serta sempit. Secara luas, pengertian seni teater yaitu semua adegan akting serta peran yang ditampilkan di atas panggung di depan banyak penonton. Misalnya ketopak, wayang, sintren, dagelan, akrobat.

Sedangkan secara sempit, pengertian seni teater yaitu adegan mengenai perjalanan hidup seseorang yang dibuat sedemikian rupa hingga pantas untuk dipertontonkan pada khalayak umum di atas panggung pertunjukan serta didramakan sesuai sama naskah yang sudah di buat.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, teater yaitu:

Loading...

Related image

  • Gedung atau ruang tempat pertunjukan film, sandiwara, dan sebagainya
  • Ruang besar dengan jejeran kursi-kursi ke samping dan ke belakang untuk mengikuti kuliah atau untuk peragaan ilmiah
  • Pementasan drama sebagai sebuah seni atau profesi; seni drama; sandiwara; drama

Sedangkan teater seringkali disebut juga dengan drama dan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, drama yaitu:

  • Komposisi syair atau prosa yang diinginkan bisa melukiskan kehidupan serta watak lewat perilaku (peranan) atau dialog yang dipentaskan
  • Narasi atau cerita, terlebih yang melibatkan perseteruan atau emosi, yang khusus disusun untuk pertunjukan teater
  • Peristiwa yang menyedihkan.

Berikut ini adalah pengertian seni teater atau drama menurut beberapa pakar:

Image result for teater

  • Moulton: cerita hidup yang dilukiskan berbentuk pergerakan.
  • Balthazar Vallhagen: kesenian yang menggambarkan sifat serta watak manusia dengan gerakan.
  • Ferdinand Brunetierre: satu kehendak yang dikerjakan dengan tindakan atau gerak.
  • Anne Civardi: cerita yang dikisahkan lewat kalimat serta pergerakan.
  • Budianta: genre sastra di mana tampilan fisiknya memperlihatkan secara verbal adanya pembicaraan atau dialog di antara para tokoh yang ada.
  • Seni Handayani serta Wildan: bentuk karangan yang berpedoman pada dua cabang kesenian, yaitu seni sastra serta seni pentas hingga drama dibagi dua, yakni drama berbentuk naskah tertulis serta drama yang dipentaskan.

Sangat banyak pengertian seni teater. Tetapi, kata kunci yang bisa di ambil dari banyaknya definsi di atas: seni teater yaitu satu kesenian yang datang dari naskah yang didramakan di atas panggung serta dilihat oleh khalayak umum.

Sejarah Seni Teater

Related image

Sejarah seni teater diprediksikan mulai tumbuh sejak 2.500 th. yang lalu. Di tiap negara di dunia mempunyai sejarahnya masing-masing. Tetapi, beberapa seni teater yang terkenal diantaranya seni teater Roma, seni teater Yunani, seni teater Eropa Barat, seni teater zaman Renaissance, seni teater English-Elizabethan, seni teater periode emas Spanyol, seni teater Prancis gaya Baroque, seni teater Afrika, seni teater Asia, serta seni teater Islam Timur Tengah.

Di Indonesia sendiri, seni teater sudah ada mulai sejak lama serta diakui sudah ada mulai sejak manusia mulai melakukan interaksi. Dulunya, seni teater seringkali dihubungkan dengan upacara adat dipercaya sebagai bentuk syukur serta penghormatan pada Allah lantaran sudah di beri berkat makanan dari hasil perburuan. Setiap daerah di seluruh Indonesia mempunyai seni teater tradisionalnya masing-masing.

Tidak hanya untuk upacara adat, seni teater juga dipakai untuk memanggil kekuatan gaib (mengingat masyarakat pada zaman dulu masih tetap menganut keyakinan animisme serta dinamisme), memperingati leluhur atau nenek moyang, serta masih banyak lagi yang lainnya.

Bentuk Teater Tradisional di Indonesia

Teater tradisional disimpulkan sebagai bentuk seni teater yang tertua serta lahir di dalam masyarakat, umumnya juga masih tetap mempunyai kaitan dengan upacara adat atau keagamaan. Ada banyak sekali bentuk teater tradisional di Indonesia. Berikut ini beberapa teater tradisional yang masih tetap berkembang sampai sekarang:

1. Ketoprak

Image result for teater ketoprak

Ketoprak adalah salah seni teater asli Jawa, tepatnya Surakarta, serta berkembang cepat di Jogjakarta. Seni teater ini awal mulanya memakai iringan lesung (seperti alat untuk menumbuk padi) namun saat ini sudah diringi dengan gamelan.

Umumnya narasi yang digunakan untuk pementasan berbentuk narasi legenda/masyarakat setempat yang memiliki kandungan nilai moral serta bisa ditonton untuk segala umur. Sayangnya, saat ini, ketoprak semakin jarang disukai lantaran majunya teknologi. Akan tetapi, ada satu diantara acara di tv yang mengambil inti dari seni teater ketoprak serta mengubahnya jadi seni teater kontemporer serta cukup mendapat rank di tingkat nasional.

2. Lenong

Image result for teater lenong

Seni teater ini datang dari Jakarta, tepatnya suku Betawi. Pertunjukan lenong umumnya disertai dengan gambang kromong serta menceritakan tentang hubungan sesama manusia (memiliki kandungan pesan moral). Bahasa yang dipakai juga bahasa Betawi. Umumnya pertunjukan ini punya sifat komedi disertai dengan sindiran halus.

Pada awal kehadirannya, seni teater cuma ada di tiap acara spesifik serta bersifat ‘ngamen’ lantas para pemain memohon bayaran suka-rela pada beberapa penonton lewat cara mengelilingi penonton. Tetapi, bersamaan dengan perkembangan, lenong mulai tampil di atas panggung serta mulai merambah ke dunia pertelevisian.

3. Ludruk

Related image

Seni drama asli Jawa Timur ini memuat tentang kehidupan sehari-hari disertai dengan musik gamelan serta ditampilkan dengan bahasa khas Jawa Timur, tepatnya Surabaya. Pembicaraan yang dipakai bersifat hiburan serta lawak hingga membuat penonton tertawa. Umumnya, ludruk diawali dengan Tari Remo. Di Jawa Tengah, ada pula seni teater yang mirip dengan ludruk, yakni ketoprak. Hal yang membedakan keduanya yaitu cerita yang dibawakan. Ketoprak memuat narasi rakyat atau legenda, sedangkan ludruk memuat tentang narasi kehidupan sehari-hari, terutama kelompok orang biasa (kampung).

4. Mamanda

Image result for teater mamanda

Mamanda adalah seni teater yang datang dari Kalimantan Selatandan serupa dengan lenong, di mana ada hubungan komunikasi langsung antara pemain dan penonton hingga memberi kesan ‘hidup’ namun mamanda relatif kaku dengan mengikuti alur narasi kerajaan. Mamanda mempunyai nilai budaya yang berbentuk sebagai hiburan serta pendidikan. Seni teater ini umum disertai dengan lagu-lagu khas Melayu.

Sayangnya, mamanda makin tersingkir keberadaannya saat ini, mengingat perkembangan teknologi yang cepat. Bahkan juga, tidak banyak anak-anak Banjar saat ini yang tahu bentuk seni teater yang satu ini.

5. Makyong

Image result for teater makyong

Makyong adalah kombinasi antara seni tari serta seni teater Melayu tradisional, tepatnya di Kepulauan Riau serta sangat berkembang cepat pada zaman Kerajaan Johor. Seni ini memadukan instrumen, vokal, dialog, tari, serta unsur ritual di dalamnya. Tidak hanya sebagai upacara persembahan, makyong juga dipakai sebagai adat istiadat di daerah Riau.

6. Randai

Image result for teater randai

Seperti makyong, randai adalah perpaduan beragam jenis seni yakni drama, tari, lagu, serta silat. Kesenian ini datang dari Minangkabau. Peranan randai sebagai hiburan yang memiliki kandungan pelajaran moral berisi nasihat. Narasi yang ditampilkan berbentuk narasi mengenai kehidupan sehari-hari atau narasi rakyat daerah Minangkabau. Pada awal kehadirannya, randai dipakai untuk menemani pembacaan gurindam (seperti puisi yang terikat dengan peraturan tertentu).

7. Wayang orang

Image result for teater wayang orang

Seni teater yang satu ini kental dengan budaya Jawa Tengah. Dalam bahasa Jawa disebut juga dengan wayang wong. Kesenian ini sama juga dengan wayang yang dimainkan oleh dalang biasanya. Hanya saja dilakoni oleh pemain yang mengenakan kostum seperti wayang hingga bukan alat peraga. Wayang orang di ciptakan oleh Sultan Hamangkurat I pada th. 1731. Kesenian ini menggabungkan beberapa unsur seni yang lain seperti seni vokal, musik, serta tari. Tidak hanya itu, kostum juga penting untuk diperhatikan, terlebih pada saat ada pementasan.

Loading...