Home Berita Penyidik KPK Novel Baswedan Sempat Dapat Peringatan Intel Polri

Penyidik KPK Novel Baswedan Sempat Dapat Peringatan Intel Polri

37

Gema Rakyat – Sebelum mendapatkan serangan dari dua pria tidak dikenal, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan sempat mendapat peringatan dari intelijen Polri.

“‎Jadi sebelum peristiwa, Polda Metro Jaya sudah menyampaikan akan ada potensi penyerangan ke Novel. Mereka punya data intelijen ada upaya penyerangan,” ungkap Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam diskusi bertema Cerita Novel, KPK, dan Pansus DPR‎, di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/8/2017).

Setelah mengetahui adanya potensi serangan ke Novel, lanjut Dahnil Anzar Simanjuntak, Polda Metro Jaya mengirim anggota untuk melakukan pengamanan di sekitar rumah Novel.

Lalu entah mengapa, tiba-tiba pengamanan Polda Metro Jaya di sekitar rumah Novel di wilayah Jakarta Utara, ditarik‎, lalu diganti dengan pengamanan dari Mabes Polri.

“Ini kan artinya sejak awal Polda Metro sudah komunikasi dengan Novel, dan sebelum penyerangan juga Novel merasa saat keluar rumah ada motor lewat dan banyak yang mengamati. Sampai pada akhirnya 11 April 2017, dia mendapat serangan,” papar Dahnil Anzar Simanjuntak.

Atas adanya komunikasi antara Polri yang mendeteksi Novel akan diserang dan benar Novel diserang, pasca-kejadian, menurut Dahnil Anzar Simanjuntak, Novel sangat yakin kasusya akan mudah ‎diungkap.

Namun, hingga 116 setelah penyerangan, tidak ada titik terang, sehingga Novel pesimistis kasusnya bisa diungkap Polri.

“Ini hari ke 116 pasca-penyerangan, dan Novel melihat banyak keganjilan. Apalagi dulu kan Novel itu penyidik polisi, jadi tahu SOP penyidikan. Saat ini Novel pesimistis bisa diungkap Polri, makanya kami dorong pembentukan Tm Gabungan Pencari Fakta (TGPF),” tuturnya.[Gema Rakyat / tsc]

Loading...