Home Berita Polisi Sita 20 Kilogram Sabu dalam Kemasan Teh China

Polisi Sita 20 Kilogram Sabu dalam Kemasan Teh China

45
Loading...

Gema Rakyat – Polisi telah mengamankan 20,219 kilogram sabu yang sebagian besar dikemas dalam bungkus Teh China merek Guanyinwang. Dirresnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Suwondo Nainggolan, menyebutkan pengamanan tersebut bermula dari penangkapan tersangka Safrizal alias Rizal di Koja, Jakarta Utara, Rabu (4/10).

“Dari tangan tersangka didapatkan barang bukti berupa 3 bungkus teh China Guanyingwang berisi sabu dengan brutto 3.383 gram, 2 handphone dan 1 kartu ATM BRI,” ujar Suwondo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (8/10).

Safrizal juga sempat mengaku masih menyimpan sekitar 7 kilogram sabu di kediamannya di Jalan Alur Laut, Koja, Jakarta Utara. Namun, saat polisi melakukan penggeledahan, barang-barang tersebut sudah tidak ada.

“Ternyata barang sudah dipindahkan oleh tersangka Razali. Kita tahu ada beberapa orang yang terlibat. Lalu kita lakukan pengejaran dan penangkapan sampai ke Pangandaran, Jawa Barat,” tambahnya.

Razali dan dua orang tersangka lainnya, Mulyadi dan Muzakkir, berhasil ditangkap di Penginapan Pondok Wisata Anugerah Jaya, Bulak Laut, Pangandaran, Jawa Barat, pada Jumat (6/10). Tersangka Razali mengaku setelah mengambil sabu dari kediaman Safrizal, sabu tersebut dibawa ke Banjar, Jawa Barat, oleh Mulyadi dan Muzakkir.

Barang tersebut, disebutkan sudah diserahkan ke tersangka Jajang Saepudin di SPBU Banjar, Jawa Barat, Kamis (5/10). Jajang ditangkap di depan Hotel Hawai Pangandaran, Jawa Barat, pada Jumat (6/10).

“Kita temukan ternyata ada 17 kilogram di Pangandaran, di mobil Honda CRV yang diparkir di Dusun Pangarengan, Pangandaran, Jawa Barat,” ujar Suwondo.

Polisi telah menyita total 20,419 kilogram sabu. Sebagian masih dibungkus dalam 17 bungkus teh China Guanyingwang, sedangkan sisanya sudah dipecah dalam 17 bungkus plastik brutto 1.683 gram dan 16 bungkus plastik brutto 800 gram.

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari tangan kelima tersangka, seperti:

– 10 buah handphone.
– 1 buah kartu ATM BRI.
– 1 buah ransel merek tracker.
– 1 buat ransel merek lodsvek.
– 1 buah timbangan elektronik.
– 5 pak plastik klip kosong ukuran sedang.
– 1 unit Honda CRV.[kum]

Loading...
Loading...