Renovasi Atap Rumah Saat Musim Penghujan

  • 2 min read
  • Mar 12, 2021
Renovasi

Musim penghujan terkenal dengan angin kencang, sehingga seringkali merusak atap rumah atau menumbangkan pepohonan. Tidak sedikit rumah yang mengalami kerusakan saat musim hujan sehingga harus mengundang tukang bangunan untuk renovasi. Anda sebagai pemilik rumah hendaknya cermat dalam hal ini, terutama saat memonitoring jasa konstruksi saat memperbaiki atap rumah.

Angin topan, yang diklasifikasikan oleh ahli meteorologi sebagai kecepatan 74 mph atau lebih, dengan kecepatan antara 39-54 mph, dapat menyebabkan kerusakan yang terlihat pada atap rumah Anda. Angin kencang dapat menghilangkan atau merobek sirap, meninggalkan lapisan bawah, dek atap, atau bahan anti air yang terbuka ke elemen.

Badai dan angin kencang dapat menyebabkan kerusakan parah pada atap Anda, entah angin puting beliung atau dahan pohon yang jatuh. Atau yang paling berbahaya saat angin kencang mengakibatkan tiang kabel listrik roboh. Meskipun bahaya ini adalah gambaran kita setelah badai besar, angin sebenarnya dapat menyebabkan kerusakan struktural pada rumah. Atap sangat rentan terhadap kerusakan akibat angin, karena atap adalah bagian dari material rumah yang berhadapan langsung dengan cuaca langit.

Ada pula angin yang cenderung menyebabkan kerusakan pada bagian tepi atap, atau area atap yang mengalami sedikit kerusakan kemudian semakin parah. Bagian atap yang longgar ini menjadi sasaran empuk karena angin dapat lebih mudah merobek bagian yang nyaris lepas, kemudian dapat berlanjut ke bagian yang lain. Atap biasanya rusak karena benda jatuh, kucing atau hewan nakal yang sering lalu lalang di bagian atas rumah Anda. Akhirnya, setelah kerusakan angin berkepanjangan, atap Anda bisa mulai bocor atau busuk karena terkena air.

Mengidentifikasi Kerusakan Akibat Angin pada Atap Anda

Tanda-tanda kerusakan akibat angin pada atap biasanya mengakibatkan atap yang melengkung atau mengelupas, susunan genting yang hilang, fasia yang rusak, dan kebocoran dalam ruangan. Angin kencang juga dapat menyebabkan benda-benda mati membentur atap rumah.

Bintik-bintik butiran yang berjatuhan

Seperti hujan es, angin dapat menyebabkan jatuhnya butiran pada bagian sirap yang melapisi genteng rumah. Tempat pertama yang seharusnya dilihat untuk menentukan apakah atap memiliki butiran yang hilang adalah dengan memeriksa talang untuk membuktikan penyebabnya karena pada bagian talang biasanya ada butiran yang menumpuk.

Tepi atap bergelombang

Tepi dan titik tekanan lain di atap kemungkinan besar mengalami kerusakan akibat angin. Selama pemeriksaan, jasa perbaikan seharusnya membuka bagian atap dan memperbaikinya secara hati-hati. Jasa tukang bangunan Batam akan melapisi genteng pada bagian finishing dengan sirap untuk mencegah masuknya air.

Susunan atap hilang

Salah satu cara termudah untuk mengetahui bahwa Anda memiliki atap yang rusak karena angin adalah hilangnya beberapa bagian atap dan material penyusun. Tetapi jasa tukang bangunan Batam tidak serta merta langsung memasang genteng yang bolong. Melainkan mencari tahu pangkal permasalahannya agar atap tidak rusak lagi.

Atap yang retak atau robek

Jika Anda memiliki atap datar, jasa tukang bangunan Batam akan mencari bahan yang hilang atau sobek. Angin dapat mengangkat bahan dan merobeknya atau meninggalkannya dengan gelembung yang merusak keutuhan penutup.

Soffit atau Fascia yang Rusak

Soffit dan fascia menjauhkan air dari atap, mengurangi kemungkinan bocor. Saat rusak, soffit dan fascia dapat mengurangi rumah Anda dari kerusakan air dan hewan liar. Angin dapat menyebabkan retakan, area longgar atau bengkok atau bahkan meledakkan fascia yang lepas seluruhnya.