Home Berita Salah Tembak, Polisi TEWASKAN Sopir Ojek Online. Netizen, GIMANA KALAU PEGANG SAGL?...

Salah Tembak, Polisi TEWASKAN Sopir Ojek Online. Netizen, GIMANA KALAU PEGANG SAGL? Gak Cocok Dikasih Senjata Kasih Aja Pentungan

77
Loading...

Gema Rakyat – Agus Maulana (23) warga Babakan Cisereuh RT 04 RW 04 Kelurahan Karasak, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung,
tewas terkena tembakan di Jalan Moch Toha, Kota Bandung, Jawa Barat, sekira pukul 01.30 WIB, Ahad, 1 Oktober 2017.

Korban tewas setelah peluru dari senjata api milik Bripka Pepe Ahmad Mustofa, anggota polisi dari Satserse Polsek Bojongloa Kidul bersarang di tengkuknya.

Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo menuturkan, peristiwa tersebut terjadi saat empat orang anggota Unit Reskrim Polsek Bojongloa Kidul tengah mencari pelaku pengeroyokan.

Ketika tengah melakukan pengejaran, terjadi keributan dengan masyarakat. Bahkan salah seorang anggota polisi babak belur dikeroyok.

“Terjadi kesalahpahaman, sehingga anggota ada yang dikeroyok. Tiba-tiba terdengar bunyi letusan senjata api dari salah satu anggota kita yang ternyata mengenai korban,” kata Hendro di Bandung.

Saat ini, polisi telah mengamankan polisi tersebut untuk pemeriksaan. Oleh karena itu Hendro ‎belum bisa menyimpulkan apakah adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, Suhendar (32) kakak korban, mengatakan, adik kandunganya itu kesehariannya berkerja sebagai ojek online.

“Saya enggak tahu, tiba-tiba pas malam dapat kabar adik saya masuk rumah sakit, katanya kena tembak,” terangnnya.

Ketika peristiwa berlangsung, Suhendar bersama korban dan teman-temannya nongkrong di depan gang rumahnya yang lokasinya tak jauh dari tempat kejadian perkara. Kemudian salah satu rekan korban pergi meninggalkan yang lain dan diikuti oleh korban.

“Adik saya ngikutin temannya. Katanya sih mau beli rokok,” ucap Suhendar kepada wartawan di Rumah Sakit Sartika Asih Bandung.

Selanjutnya ia tak lagi menemui adiknya dan malah mendapat kabar Maulana tengah berada di rumah sakit.‎

“Waktu sampai di rumah sakit, dokter bilang adik saya sudah meninggal dunia,” kata Suhendar.

Kabar tertembaknya sopir ojek online ini memicu reaksi publik. Mereka menilai, polisi tak layak dibekali senjata api.

@nay_shihab: diduga sala tembak. sdh la yah..pulisi enggak cocok pkai senjata, kasi ajah mrk pentungan

@wartapolitik: Baru pakai pistol biasa sudah menewaskan 1 orang. Kalau pakai SAGL, mau berapa orang yg tewas?[pi]

Loading...