Tentang Jenis Alat Ukur dan Fungsinya

  • 2 min read
  • Sep 14, 2021
Jenis Alat Ukur

Saat Anda ingin melakukan pengukuran maka sudah pasti membutuhkan alat ukur. Dipasaran sendiri cukup banyak model yang ditawarkan dimana masing-masing alat tersebut akan memberi hasil yang akurat sesuai dengan tujuannya. Adapun penggunaan dari salah satu jenis alat ukur ditentukan oleh beberapa faktor seperti ukuran besar yang akan diukur, kemudian ketelitian hasil ukur hingga bentuk dari benda yang akan diukur. Itu sebabnya, jenis alat ukur yang bisa Anda temukan memang cukup bervariasi satu dengan yang lainnya.

Beberapa contoh dari alat ukur yang sering digunakan adalah jangka sorong, mikrometer sekrup, mistar atau penggaris. Nah, dari alat yang sudah disebutkan tadi jelas ketelitian yang ditawarkan berbeda beda. Itulah sebabnya, sangat disarankan agar menggunakan alat ukur yang tepat sesuai dengan objek yang akan diukur nantinya. Sebaliknya, jika pemilihan alat ukur yang kurang tepat akan membuat kesalahan yang cukup fatal dimana hasilnya bisa memberikan dampak buruk.

Berikut ini beberapa jenis alat ukur yang umum digunakan termasuk penjelasannya secara detail.

Penggaris atau Mistar

Alat ukur panjang yang satu ini kerap digunakan oleh semua pengguna mulai dari anak anak hingga mereka yang bekerja di satu proyek. Memiliki skala terkecil yaitu 1 mm dan ketelitiannya sendiri sekitar 0.5 mm. Umumnya, alat ini digunakan untuk mengukur benda benda yang memiliki bidang datar dan dimensinya pun tergolong kecil. Misalnya saja ubin, keramik atau gambar.

Meteran

Meteran biasanya dikenal dengan sebutan pita ukur atau tape. Bahkan, ada juga yang menyebutkannya roll meter yang memiliki model seperti gulungan. Dengan panjang sekitar 25 hingga 50 meter membuat alat ini kerap digunakan untuk mengukur proyek. Adapun fungsinya sendiri bisa dikatakan sama dengan penggaris namun karena memiliki dimensi yang cukup panjang serta bahannya juga fleksibel membuatnya jadi lebih banyak digunakan. Selain itu, alat ini juga mudah dibawa kemana saja karena bisa digulung setelah selesai pemakaian.

Umumnya, para petugas lapangan atau mereka yang bekerja di salah satu proyek bangunan selalu menggunakan alat ukur ini.

Jangka Sorong

Yaitu sebuah alat ukur yang memiliki tingkat ketelitian mencapai seperseratus milimeter. Terdiri dari dua bagian yaitu bagian diam dan yang satunya lagi adalah bagian bergerak. Satu hal yang perlu Anda ketahui adalah pembacaan hasil sangat ditentukan oleh keahlian dan ketelitian saat menggunakan alat tersebut.

Di beberapa alat model terbaru bahkan sudah dilengkapi dengan sistem digital. Untuk versi analognya sendiri memiliki tingkat ketelitian sekitar 0,05mm untuk jangka sorong dibawah 30 cm dan 0,01 untuk yang diatas 30 cm.

Biasanya, penggunaan alat ini adalah mereka yang bekerja di bengkel atau tempat untuk memproduksi satu barang. Karena alat ini memang bisa dipercaya untuk memberikan data yang cukup akurat dan detail.

Mikrometer Sekrup

Yaitu sebuah alat yang memiliki tingkat ketelitian hingga 0.01 mm. Adapun fungsi dari alat tersebut adalah mengukur panjang, tebal dan diameter dari benda benda yang memiliki ukuran cukup kecil. Sebut saja kabel, kertas, kawat dan lainnya. Intinya alat ini digunakan untuk mengukur besaran panjang dengan lebih detail.

Bagaimana, sudah mengetahui jenis alat ukur yang umum digunakan sesuai dengan profesinya? Intinya, pilih alat ukur yang sesuai dengan fungsinya agar hasilnya jauh lebih akurat. Termasuk, Anda juga harus mengetahui bagaimana cara pemakaiannya agar segala fitur yang ada pada alat tersebut sesuai dengan fungsinya.