Home Otomotif ZF Perlu Dukungan APM Untuk Kembangkan Teknologi Otonom di Indonesia

ZF Perlu Dukungan APM Untuk Kembangkan Teknologi Otonom di Indonesia

127

Perkembangan teknologi autonomous di industri otomotif saat ini tengah menjadi perbincangan hangat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Beberapa Agen Pemegang Merek (APM) kini mulai memperkenalkan teknologi canggih tersebut. Perusahaan asal Jerman ZF Friedrichshafen AG perlu dukungan APM untuk kembangkan teknologi otonom di Indonesia.

“Sebetulnya untuk masuk Indonesia, peran kami mendorong teknologi autonomous agak susah. Kecuali misalnya seperti, Mercedes-Benz atau BMW mereka yang memperkenalkan itu di market. Begitu APM sudah mulai masuk, baru kami bisa support mereka supaya bisa survive tapi tetap lokomotifnya harus dari pabrikan,” ungkap Cakra Wiyata, Direktur PT ZFAG Aftermarket Jakarta saat peresmian ZFAG di kawasan Sudirman, Selasa (11/7).

Cakra pun mengatakan, posisi ZF sebenarnya adalah sebagai teknologi provider jadi masih sulit untuk mendorong teknologi otonom. “Karena posisi kami kan di teknologi provider, itu dorong mereka untuk market tertentu agak susah,” imbuh Cakra.

Loading...

“Seperti misalnya, hybrid memang mahal dikarenakan mesin hybrid menggabungkan 2 sistem menjadi satu. Mesin bensin atau diesel ditambah motor listrik, jadi memang teknologinya masih mahal walaupun kami support juga teknologinya. Akan tetapi, untuk memaksa market di teknologi ini peran kami agak sulit karena rangkaiannya agak panjang.” kata Cakra lagi.

Loading...