Review dan Synopsis Film Preman Pensiun

  • 2 min read
  • Mar 18, 2021
Review dan Synopsis Film Preman Pensiun

Preman pensiun 4 menjadi sinetron dengan rating yang tinggi. Hingga saat ini bahkan untuk season 5 pun, para fans tidak sabra menantinya. Apa anda salah satu penggemarnya? Para penggemar preman pensiun sendiri dari kalangan usia. Bukan hanya dari ibu-bu rumah tangga. Para suami, anak muda wanita dan pria juga menyukai serial film preman pensiun yang tayang di rcti ini.

Banyak sekali nilai yang bisa diambil dari film preman pensiun ini. Preman pensiun sendiri membuat kita selalu harus hati-hati dan tetap berpikir positif pada profesi dan penampilan seseorang. Preman pensiun menghadirkan cerita yang memang berbeda dari sinteron Indonesia lainnya. Jika biasanya sinetron Indonesia hanya berkisah tentang drama percintaan. Di dalam film drama pensiun ini kita bisa melihat tentang segala aspek kehidupan di masyarakat. Bukan hanya bercerita tentang dunia preman.

Preman Pensiun Membawa Banyak Pemain Baru

Preman Pensiun Membawa Banyak Pemain Baru

Preman pensiun ini memang bisa dibilang banyak membawa pemain baru. Meskipun ada pemain yang sudah senior seperti Almarhum Didi Petet. Saat bermain di preman pensiun ini, ia menjadi preman yang akan pensiun tersebut. Almarhum berhasil membawakan karakternya sangat apik. Tidak heran karena Almarhum sudah lama sekali malang melintang di perindustrian film.

Almarhum Didi petet banyak sekali muncul di season 1 bahkan hingga akan tamat season 1. Namun sayangnya beliau harus tidak tampil karena tutup usia. Namun cerita preman pensiun tetap berlanjut karena Epy Kusnandar bisa menguasai karakternya dengan baik. Begitu juga dengan pemain lainnya.

Preman-preman yang diambil dari orang local di Bandung membuat nama mereka melambung. Salah satunya kang Komar. Pemeran Kang Komar ini punya banyaks sekali fans. Ia preman namun sangat lucu. Ia memerankan preman dengan hati pink karena luluh dengan wanita. Cara membawakannya pun membuat orang banyak tertawa.

Preman Pensiun Banyak Unsur Komedi

Preman Pensiun Banyak Unsur Komedi

Bisa dibilang di dalam preman pensiun ini tidak serius. Genre komedi ada di dalam film yang satu ini. Dari mulai season 1 hingga sekarang ini. Unsur komedi masih dibawa oleh sutradara. Hal inilah yang terus membuat preman pensiun terus berada di jajaran terlaris sinetron Indonesia. Sinertron Indonesia memang wajib punya yang berkualitas seperti ini.

Komedi yang ada di film ini bahkan cukup sederhana dan tidak berlebihan. Kemudian penempatan komedi juga ke hal yang mungkin kita tidak pernah pikirkan. Misalnya dalam melakukan aksi copet, ada unsur komedi di dalamnya. Selain itu juga ada hal yang unik seperti cara pengambilan gamabar dan adegannya. Syuting yang diadakan di Bandung ini tentunya membawa rezeki juga bagi warga sekitar di Bandung. Pemeran copet dan anak buah preman lainnya juga mengambil cast atau pemeran dari Bandung.

Sinopsis Preman Pensiun

Pada episode 1 ini tentunya menceritakan bagaimana karakter utama kang Bahar akan pensiun. Perjalanan yang ia alami membuatnya ragu. Namun pada episode 2 ia semakin yakin sekali untuk pensiun karena sakit istrinya semakin tidak baik. Kang Mus sebagai kaki tanganya diserah terimakan jabatan untuk memimpin. Namun sepertinya Kang Mus masih belum bisa sepenuhnya akrena beberapa tugas masih saja ia salah gunakan.

Nah, di episode berikutnya, akhirnya ada hal yang membuat kang Bahar harus turun tangan lagi yaitu munculnya Jamal. Jamal adalah anak buah lamanya yang memang sudah bebas dari penjara. Jamal ingin bergabung kembali dengan kang Bahar. Kang Mus menyetujuinya karena ia butuh orang. Bagaimana hubungan Jamal dan Kang Mus? Saksikan kisah mereka di rctiplus.com.